Taqoballahu Mina waminkum ..
Setelah sekian abad tidak mengudara 😂😂
Akhirnya bisa juga mengudara kembali di Blogger 😆
Maafkan daku. Karena sekarang tantangan lebih berat.. Selain tantangan dr Path Twitter dan sejenisnya. Sekarang langsung muncul rival baru. Pokemon GO yang mulai membuat jari2 ini malas nulis 😂😂
Nah gapapa..Itung itung mulai nulis lagi..
Sekalinya nulis Langsung kami Mengucapkan :
☆SELAMAT IDUL FITRI 1437 H☆
Maaf lahir batin 😀😊😊😆
Kamis, 14 Juli 2016
Jumat, 26 Juni 2015
Quotes
You'll never know what they may become in the future, remember that !
You'll never know... So it will be wise to stay humble and fulfilled
your heart & attitude with kindness so other people will always
remember you in a good memories.
Jalan Baru
Akhirnya per 22 Juni 2015 , Memulai Jalan baru dalam rangka lebih memaksimalkan kekuatan 2 Otak (Otak kanan lewat bisnis bisnis sebelumya) juga Otak Kiri , dengan menjadi Seorang Abdi Negara ...
Fabbiayyi alaa Irobbikumaa Tukadzibaan ....
Fabbiayyi alaa Irobbikumaa Tukadzibaan ....
Minggu, 12 April 2015
5 Kebiasaan Orang Sukses saat weekend
Lama ga bersua :D
Kali ini sedikit sharing tentang 5 kebiasaan orang sukses di akhir pekan
Jika sebagaian orang saat hari weekend akan menikmati hari liburnya dengan bermalas-malasan, tidak halnya dengan orang sukses dan para pengusaha yang sukses. Dan ternyata banyak hal beda yang dilakukan oleh para orang sukses dan pengusaha sukses di hari weekend dibandingkan pekerja lain , yang mungkin ente bisa pelajari. Inilah lima kebiasaan yang dilakukan oleh para pengusaha sukses di hari weekend :
1. Luangkan Sedikit Waktu Untuk Sendiri
Ini memberikan ksempatan untuk ente berfikir, tentang masalah dan rencana yang akan kamu atur. Kamu bisa menjadwalkan ulang semua pekerjaan yang kamu sechedulekan untuk minggu berikutnya. Agar kamu bisa menemukan tujuan dan wawasan baru yang bisa kamu kembangkan untuk bisnismu dan pekerjaanmu.
Ini memberikan ksempatan untuk ente berfikir, tentang masalah dan rencana yang akan kamu atur. Kamu bisa menjadwalkan ulang semua pekerjaan yang kamu sechedulekan untuk minggu berikutnya. Agar kamu bisa menemukan tujuan dan wawasan baru yang bisa kamu kembangkan untuk bisnismu dan pekerjaanmu.
2. Cari Kegiatan Untuk Mengisi Ulang Semangat
Cara ini adalah hal yang paling jitu untuk kamu yang memang ingin mempunyai semangat lebih diminnggu selanjutnya. Mungkin bisa hangout dengan teman-teman atau keluarga, atau mungkin bisa menyalurkan hobi yang ente miliki. Bisa dengan berwisata ke tempat yang bisa Me Re Charge spirit.
Cara ini adalah hal yang paling jitu untuk kamu yang memang ingin mempunyai semangat lebih diminnggu selanjutnya. Mungkin bisa hangout dengan teman-teman atau keluarga, atau mungkin bisa menyalurkan hobi yang ente miliki. Bisa dengan berwisata ke tempat yang bisa Me Re Charge spirit.
3. Tidak ada perangkat kerja
Pada hari weekend sebaiknya anda dapat menghindarai segala sesuatu yang membuat kamu teringat tentang semua masalah pekerjaan, hal ini akan membuat kamu fikiran kamu lebih rileks. Ini bukan berarti untuk melupakan pekerjaan tetapi merileksasikan fikiran agar kamu dapat mencari solusi di semua pekerjaan yang kerjakan.
Pada hari weekend sebaiknya anda dapat menghindarai segala sesuatu yang membuat kamu teringat tentang semua masalah pekerjaan, hal ini akan membuat kamu fikiran kamu lebih rileks. Ini bukan berarti untuk melupakan pekerjaan tetapi merileksasikan fikiran agar kamu dapat mencari solusi di semua pekerjaan yang kerjakan.
4. Renungkan
Apa yang kamu lakukan di minggu terakhir dan apa saja kesalahan yang kamu lakukan , harus kamu fikirkan secara baik-baik. belajar dari semua kesalahan dan masalah yang kamu hadapi di minggu terakhir, dan memperbaikinya di minggu-minggu selanjutnya. Berkaca pada pengalaman adalah hal yang paling bisa kamu jadikan bahan pelajaran yang sangat baik. Ingat, pengalaman adalah guru terbaik.
Apa yang kamu lakukan di minggu terakhir dan apa saja kesalahan yang kamu lakukan , harus kamu fikirkan secara baik-baik. belajar dari semua kesalahan dan masalah yang kamu hadapi di minggu terakhir, dan memperbaikinya di minggu-minggu selanjutnya. Berkaca pada pengalaman adalah hal yang paling bisa kamu jadikan bahan pelajaran yang sangat baik. Ingat, pengalaman adalah guru terbaik.
5. Mengatur Ulang Sechedule
Semua yang telah kamu rencanakan untuk minggu depan bisa kamu atur ulang jadwalnya atau lebih untuk merincikan semua yang harus kamu jadwalkan agar lebih terarah dan pekerjaan yang dikerjakan bisa selesai secara tepat waktu.
Semua yang telah kamu rencanakan untuk minggu depan bisa kamu atur ulang jadwalnya atau lebih untuk merincikan semua yang harus kamu jadwalkan agar lebih terarah dan pekerjaan yang dikerjakan bisa selesai secara tepat waktu.
Mungkin lima kebiasaan sangat sederhana sehingga beberapa dari para pengusaha mengabaikan semua itu padahal itu semua bisa menjadi acuan semangat di senin pagi. Keika orang lain menganggap senin pagi adalah hari yang sangat menyebalkan maka, anda akan menganggap senin pagi adalah hari masa depanmu. Ganti I Hate monday dengan I Love Monday :)
Klasifikasi :
Bisnis,
Nasehat,
Tips,
Untuk Motivasi
Sabtu, 10 Januari 2015
Mengapa Yahudi Pintar ?” ; Ambil yang Baik Buang yang Buruk
DALAM Qur’an, tertulis bahwa kebanyakan dari golongan Yahudi ialah
diberi karunia berupa kepintaran akal. Artikel Dr Stephen Carr Leon
patut menjadi renungan bersama. Stephen menulis dari pengamatan
langsung. Setelah berada 3 tahun di Israel karena menjalani housemanship
dibeberapa rumah sakit di sana. Dirinya melihat ada beberapa hal yang
menarik yang dapat ditarik sebagai bahan tesisnya, yaitu, “Mengapa
Yahudi Pintar ?”
Ketika tahun kedua, akhir bulan Desember 1980, Stephen
sedang menghitung hari untuk pulang ke California, terlintas di
benaknya, apa sebabnya Yahudi begitu pintar? Kenapa tuhan memberi
kelebihan kepada mereka? Apakah ini suatu kebetulan? Atau hasil usaha
sendiri?
Maka Stephen tergerak membuat tesis untuk Phd-nya. Sekadar untuk Anda
ketahui, tesis ini memakan waktu hampir delapan tahun. Karena harus
mengumpulkan data-data yang setepat mungkin.
Marilah kita mulai dengan persiapan awal melahirkan..
Di Israel,
setelah mengetahui sang ibu sedang mengandung, sang ibu dan bapak akan
membeli buku matematika dan menyelesaikan soal bersama suami.
Stephen sungguh heran karena temannya yang mengandung sering membawa
buku matematika dan bertanya beberapa soal yang tak dapat diselesaikan.
Kebetulan Stephen suka matematika.
Stephen bertanya, “Apakah ini untuk anak kamu?”
Dia menjawab, “Iya, ini untuk anak saya yang masih di kandungan, saya sedang melatih otaknya, semoga ia menjadi jenius.”
Hal ini membuat Stephen tertarik untuk mengikut terus perkembangannya.
Kembali ke matematika tadi, tanpa merasa jenuh si calon ibu
mengerjakan latihan matematika sampai genap melahirkan. Hal lain yang
Stephen perhatikan adalah cara makan. Sejak awal mengandung dia suka
sekali memakan kacang badam dan korma bersama susu. Tengah hari makanan
utamanya roti dan ikan tanpa kepala bersama salad yang dicampur dengan
badam dan berbagai jenis kacang-kacangan.
Menurut wanita Yahudi itu, daging ikan sungguh baik
untuk perkembangan otak dan kepala ikan mengandungi kimia yang tidak
baik yang dapat merusak perkembangan dan penumbuhan otak anak didalam
kandungan. Ini adalah adat orang orang Yahudi ketika mengandung. menjadi
semacam kewajiban untuk ibu yang sedang mengandung mengonsumsi pil
minyak ikan.
Ketika diundang untuk makan malam bersama orang orang Yahudi. Begitu
Stephen menceritakan, “Perhatian utama saya adalah menu mereka. Pada
setiap undangan yang sama saya perhatikan, mereka gemar sekali memakan
ikan (hanya isi atau fillet),”
ungkapnya.
ungkapnya.
Biasanya kalau sudah ada ikan, tidak ada daging. Ikan
dan daging tidak ada bersama di satu meja. Menurut keluarga Yahudi,
campuran daging dan ikan tak bagus dimakan bersama. Salad dan kacang,
harus, terutama kacang badam.
Uniknya, mereka akan makan buah buahan dahulu sebelum
hidangan utama. Jangan terperanjat jika Anda diundang ke rumah Yahudi
Anda akan dihidangkan buah buahan dahulu. Menurut mereka, dengan memakan
hidangan kabohidrat (nasi atau roti) dahulu kemudian buah buahan, ini
akan menyebabkan kita merasa ngantuk. Akibatnya lemah dan payah untuk memahami pelajaran di sekolah.
Di Israel, merokok adalah tabu, apabila Anda diundang
makan dirumah Yahudi, jangan sekali kali merokok. Tanpa sungkan mereka
akan menyuruh Anda keluar dari rumah mereka. Menyuruh Anda merokok di
luar rumah mereka.
Menurut ilmuwan di Universitas Israel, penelitian
menunjukkan nikotin dapat merusakkan sel utama pada otak manusia dan
akan melekat pada gen. Artinya, keturunan perokok bakal membawa generasi
yang cacat otak ( bodoh). Suatu penemuan yang dari saintis gen dan DNA
Israel.
Perhatian Stephen selanjutnya adalah mengunjungi
anak-anak Yahudi. Mereka sangat memperhatikan makanan, makanan awal
adalah buah buahan bersama kacang badam, diikuti dengan menelan pil
minyak ikan (code oil lever).
Dalam pengamatan Stephen, anak-anak Yahudi sungguh cerdas. Rata rata mereka memahami tiga bahasa, Hebrew, Arab dan Inggris.
Seterusnya di kelas 1 hingga 6, anak anak Yahudi akan
diajar matematika berbasis perniagaan. Pelajaran IPA sangat diutamakan.
Di dalam pengamatan Stephen, “Perbandingan dengan anak anak di
California, dalam tingkat IQ-nya bisa saya katakan 6 tahun ke belakang,”
katanya.Segala pelajaran akan dengan mudah di tangkap oleh anak Yahudi.
Selain dari pelajaran tadi olahraga juga menjadi kewajiban bagi mereka.
Olahraga yang diutamakan adalah memanah, menembak dan berlari.Menurut
teman Yahudi-nya Stephen, memanah dan menembak dapat melatih otak fokus.
Di samping itu menembak bagian dari persiapan untuk membela negara.
Selanjutnya perhatian Stephen ke sekolah tinggi
(menengah). Di sini murid-murid digojlok dengan pelajaran sains. Mereka
didorong untuk menciptakan produk. Meski proyek mereka kadangkala
kelihatannya lucu dan memboroskan, tetap diteliti dengan serius.
Apa lagi kalau yang diteliti itu berupa senjata, medis dan teknik . Ide itu akan dibawa ke jenjang lebih tinggi.
Satu lagi yg di beri keutamaan ialah fakultas ekonomi. Saya sungguh
terperanjat melihat mereka begitu agresif dan seriusnya mereka belajar
ekonomi. Diakhir tahun diuniversitas, mahasiswa diharuskan mengerjakan
proyek. Mereka harus mempraktikkanya.
Anda hanya akan lulus jika team Anda (10 pelajar setiap kumpulan) dapat keuntungan sebanyak $US 1 juta!
Anda hanya akan lulus jika team Anda (10 pelajar setiap kumpulan) dapat keuntungan sebanyak $US 1 juta!
Anda terperanjat?
Itulah kenyataannya, dan bagaimana dengan di negeri kita? Apa syarat
kelulusan? Banyak yang hanya dengan syarat mencapai nilai 60 saja,
bahkan ada beberapa yang hanya cukup dengan nilai 55 saja, dan malah
banyak yang di katrol. Praktek Kerja Lapangan hanya sekedarnya, tidak
benar-benar memikirkan sebuah proyek yang berguna bagi umat. Setidaknya,
ini yang harus kita cermati dan perbaiki.
Kesimpulan, pada teori Stephen adalah, melahirkan anak dan keturunan
yang cerdas adalah keharusan. Tentunya bukan perkara yang bisa
diselesaikan semalaman. Perlu proses, melewati beberapa generasi
mungkin?
Sumber: http://www.theglobal-review.com/content_detail.php?lang=en&id=14583&type=9#.VJpuCSugA
Klasifikasi :
ILMU,
News,
Tarbiyah Islam,
Tips
Jumat, 09 Januari 2015
POLITISI TERKORUP dan KORUPTOR Kelas WAHID Versi ICW
KORUPSI ..
Satu Kata Yang Mungkin Terlihat atau Tepatnya Terdengar Sebal dan Mengerikan .. Buat Sebagian Besar Orang ..
NAMUN , Buat sebagian kecil Orang dinegeri ini, Korupsi begitu enak, Renyah dan mengasyikkan ..
Meski Kita tau, Korupsi sudah selayaknya dijatuhi Hukuman Mati ..
Nah ICW / Indonesian Corruption Watch Menilai ada Beberapa Politisi yang dianggap Ter Korup dan berhasil diidentifikasikan ..
Diantaranya adalah =
1. Izederik Emir Moeis, Anggota DPR Fraksi PDIP periode 1999-2004, 2004-2009.
Satu Kata Yang Mungkin Terlihat atau Tepatnya Terdengar Sebal dan Mengerikan .. Buat Sebagian Besar Orang ..
NAMUN , Buat sebagian kecil Orang dinegeri ini, Korupsi begitu enak, Renyah dan mengasyikkan ..
Meski Kita tau, Korupsi sudah selayaknya dijatuhi Hukuman Mati ..
Nah ICW / Indonesian Corruption Watch Menilai ada Beberapa Politisi yang dianggap Ter Korup dan berhasil diidentifikasikan ..
Diantaranya adalah =
1. Izederik Emir Moeis, Anggota DPR Fraksi PDIP periode 1999-2004, 2004-2009.
2. Murdoko, Ketua DPRD Jawa Tengah, PDIP.
3. Riza Kurniawan, Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, PAN.
4. Iqbal Wibisono, Mantan Anggota DPRD Jawa Tengah, Golkar.
5. Yohanes Eluay, Ketua DPRD Kabupaten Jayapura, Golkar.
6. Zulklifi Shomad, Mantan Ketua DPRD Kota Jambi, PKB.
7. Yurikus Dimang, Wakil Ketua I DPRD, Golkar.
8. Jambran Kurniawan, Wakil Ketua DPRD, PPP.
9. Aries Marcorius Narang, Ketua DPRD Palangkaraya, PDIP.
10. Sukarni Joyo, Anggota DPRD Kutai Timur, PDIP.
11. Andi Irsan Idris Galigo, Anak Bupati Bone/Anggota DPRD Bone, Golkar.
12. Angelina Sondakh, Anggota DPR, Demokrat.
13. H. Zahri, Swasta, Direktur PT Langgam Sentosa, Ketua DPRD Pelalawan, Golkar.
14. Muhammad Faizal Aswan, Anggota DPRD Riau, Golkar.
15. M. Dunir, Anggota DPRD Riau, PKB.
16. Taufan Andoso Yakin, Wakil Ketua DPRD Riau, PAN.
17. E. Suminto Adi, Mantan Kasi Pelayanan Nasabah Bank Jatim, Anggota DPRD Mojokerto, PAN.
18. Wisnu Wardhana, Ketua DPRD Surabaya, Demokrat.
19. Zulkarnaen Djabar, Anggota Banggar, Anggota Komisi VII, Golkar.
20. Afit Rumagesan, Ketua DPRD Fakfak, tidak terindentifikasi.
21. Sumartono, Anggota DPRD Semarang, Gerindra.
22. Agung Purno Sarjono, Anggota DPRD Semarang, PAN.
23. Andi Alfian Malaranggeng, Menteri Pemuda dan Olahraga, Demokrat
24. M. Nazaruddin, Anggota DPR, Demokrat.(Mut)
Sumber: http://www.dakwatuna.com/2013/01/26569/inilah-daftar-politisi-korup-di-2012-versi-icw/#ixzz2HkZmNGFi
5. Yohanes Eluay, Ketua DPRD Kabupaten Jayapura, Golkar.
6. Zulklifi Shomad, Mantan Ketua DPRD Kota Jambi, PKB.
7. Yurikus Dimang, Wakil Ketua I DPRD, Golkar.
8. Jambran Kurniawan, Wakil Ketua DPRD, PPP.
9. Aries Marcorius Narang, Ketua DPRD Palangkaraya, PDIP.
10. Sukarni Joyo, Anggota DPRD Kutai Timur, PDIP.
11. Andi Irsan Idris Galigo, Anak Bupati Bone/Anggota DPRD Bone, Golkar.
12. Angelina Sondakh, Anggota DPR, Demokrat.
13. H. Zahri, Swasta, Direktur PT Langgam Sentosa, Ketua DPRD Pelalawan, Golkar.
14. Muhammad Faizal Aswan, Anggota DPRD Riau, Golkar.
15. M. Dunir, Anggota DPRD Riau, PKB.
16. Taufan Andoso Yakin, Wakil Ketua DPRD Riau, PAN.
17. E. Suminto Adi, Mantan Kasi Pelayanan Nasabah Bank Jatim, Anggota DPRD Mojokerto, PAN.
18. Wisnu Wardhana, Ketua DPRD Surabaya, Demokrat.
19. Zulkarnaen Djabar, Anggota Banggar, Anggota Komisi VII, Golkar.
20. Afit Rumagesan, Ketua DPRD Fakfak, tidak terindentifikasi.
21. Sumartono, Anggota DPRD Semarang, Gerindra.
22. Agung Purno Sarjono, Anggota DPRD Semarang, PAN.
23. Andi Alfian Malaranggeng, Menteri Pemuda dan Olahraga, Demokrat
24. M. Nazaruddin, Anggota DPR, Demokrat.(Mut)
Sumber: http://www.dakwatuna.com/2013/01/26569/inilah-daftar-politisi-korup-di-2012-versi-icw/#ixzz2HkZmNGFi
Foto PARA KORUPTOR itu adalah
1. Izederik Emir Moeis, Anggota DPR Fraksi PDIP periode 1999-2004, 2004-2009
Ketika Iblis berkata jujur pada Nabi Muhammad
Berasa blm bisa jd hamba Allah yg baik setiap habis baca ini, selalu saya ulang baca dan bikin nangis, maaf ya Allah... maaf..
Semoga tulisan kecil ini bermanfaat ..
Salam Saka Prayitno Putro, S.Sos
9 januari 2015
Suatu ketika Allah SWT memerintahkan seorang Malaikat menemui Iblis agar menghadap Baginda Rasul saw untuk memberitahu segala rahasianya, baik yang disuka maupun yang dibencinya. Hal ini dimaksudkan untuk meninggikan derajat Nabi Muhammad saw dan juga sebagai peringatan dan perisai umat manusia.
Kemudian Malaikat itupun mendatangi Iblis dan berkata : “Hai Iblis! Engkau diperintah Allah untuk menghadap Rasulullah saw. Bukalah semua rahasiamu dan jawablah setiap pertanyaan Rasulullah dengan jujur. Jika engkau berdusta walau satu perkataanpun, niscaya akan terputus semua anggota badanmu, uratmu serta disiksa dengan azab yang amat pedih”.
Mendengar ucapan Malaikat yang dahsyat itu, Iblis sangat ketakutan, maka segera ia menghadap Rasulullah saw dengan menyamar sebagai orang tua yang buta sebelah matanya dan berjanggut putih 10 helai yang panjangnya seperti ekor lembu.
Iblis pun memberi salam sampai 3 (tiga) kali salam, Rasulullah saw tidak juga menjawabnya, maka Iblis berkata : “Ya Rasullullah! Mengapa engkau tidak menjawab salamku? Bukankah salam itu sangat mulia di sisi Allah?” Maka jawab Nabi dengan marah : “Hai musuh Allah! Kepadaku engkau menunjukkan kebaikanmu? Jangan kau coba menipuku sebagaimana kau tipu Nabi Adam as sehingga beliau keluar dari syurga, kau hasut Qabil sehingga ia tega membunuh Habil yang masih saudaranya sendiri, ketika sedang sujud dalam sembahyang kau tiup Nabi Ayub as dengan asap beracun sehingga beliau sengsara untuk beberapa lama, kisah Nabi Daud as dengan perempuan Urya, Nabi Sulaiman meninggalkan kerajaannya karena engkau menyamar sebagai isterinya dan begitu juga beberapa Anbiya dan pendeta yang telah menanggung sengsara akibat hasutanmu.
Hai Iblis! Sebenarnya salam itu sangat mulia di sisi Allah azza wa jalla, tapi aku diharamkan Allah menjawab salammu. Aku mengenalmu dengan baik wahai Iblis, Raja segala Iblis. Apa tujuanmu menemuiku?”.
Jawab Iblis : “Ya Nabi Allah! Janganlah engkau marah. Engkau dapat mengenaliku karena engkau adalah Khatamul Anbiya. Aku datang atas perintah Allah untuk memberitahu segala tipu dayaku terhadap umatmu dari zaman Nabi Adam as hingga akhir zaman nanti. Ya Nabi Allah! Setiap apa yang engkau tanya, aku bersedia menerangkan satu persatu dengan sebenarnya, aku tidak berani menyembunyikannya”.
Kemudian Iblispun bersumpah menyebut nama Allah dan berkata : “Ya Rasulullah! Sekiranya aku berdusta barang sepatahpun niscaya hancur leburlah badanku menjadi abu”.
Ketika mendengar sumpah Iblis itu, Nabipun tersenyum dan berkata dalam hatinya, inilah kesempatanku untuk menyiasati segala perbuatannya agar didengar seluruh sahabat yang ada di majlis ini dan menjadi perisai seluruh umatku.
Pertanyaan Nabi (1) :
“Hai Iblis! Siapakah musuh besarmu?”
Jawab Iblis : “Ya Nabi Allah! Engkaulah musuhku yang paling besar di antara musuh-musuhku di muka bumi ini”.
Kemudian Nabipun memandang muka Iblis dan Iblispun gemetar karena ketakutan. Sambung Iblis : “Ya Khatamul Anbiya! Aku dapat merubah diriku seperti manusia, binatang dan lain-lain hingga rupa dan suarapun tidak berbeda, kecuali dirimu saja yang tidak dapat aku tiru karena dicegah oleh Allah. Andaikan aku menyerupai dirimu, maka terbakarlah diriku menjadi abu.
Aku cabut iktikad / niat anak Adam supaya menjadi kafir karena engkau berusaha memberi nasihat dan pengajaran supaya mereka kuat untuk memeluk agama Islam, begitu juga aku berusaha menarik mereka kepada kekafiran, murtad atau munafik. Aku akan menarik seluruh umat Islam dari jalan yang benar menuju jalan yang sesat supaya masuk ke dalam neraka dan kekal di dalamnya bersamaku”.
Pertanyaan Nabi (2) :
“Hai Iblis! Apa yang kau perbuat terhadap makhluk Allah?”
Jawab Iblis : “Adalah satu kemajuan bagi perempuan yang merenggangkan kedua pahanya kepada lelaki yang bukan suaminya, setengahnya hingga mengeluarkan benih yang salah sifatnya. Aku goda semua manusia supaya meninggalkan sholat, berbuai dengan makanan dan minuman, berbuat durhaka, aku lalaikan dengan harta benda, emas, perak dan permata, rumahnya, tanahnya, ladangnya supaya hasilnya dibelanjakan ke jalan yang haram.
Demikian juga ketika pesta di mana lelaki dan perempuan bercampur. Di sana aku lepaskan godaan yang besar supaya mereka lupa peraturan dan akhirnya minum arak. Apabila terminum arak itu, maka hilanglah akal, fikiran dan malunya. Lalu aku ulurkan tali cinta dan terbukalah beberapa pintu maksiat yang besar, datang perasaan hasad dengki hingga perbuatan zina. Apabila terjadi kasih antara mereka, terpaksalah mereka mencari uang hingga menjadi penipu, peminjam dan pencuri.
Apabila mereka sadar akan kesalahan mereka lalu hendak bertaubat dan berbuat amal ibadah, akan aku rayu supaya mereka membatalkannya. Semakin keras aku goda supaya mereka berbuat maksiat dan mengambil isteri orang. Jika hatinya terkena godaanku, datanglah rasa ria’, takabur, iri, sombong dan melengahkan amalnya. Jika lidahnya yang tergoda, maka mereka akan gemar berdusta, mencela dan mengumpat. Demikianlah aku goda mereka setiap saat”.
Pertanyaan Nabi (3) :
“Hai Iblis! Mengapa engkau bersusah payah melakukan pekerjaan yang tidak mendatangkan faedah bahkan menambah laknat yang besar dan siksa yang besar di neraka yang paling bawah? Hai yang dikutuk Allah! Siapa yang menjadikanmu? Siapa yang melanjutkan usiamu? Siapa yang menerangkan matamu? Siapa yang memberi pendengaranmu? Siapa yang memberi kekuatan anggota badanmu?
Jawab Iblis : “Semuanya itu adalah anugerah dari Allah Yang Maha Besar. Tetapi hawa nafsu dan takabur membuatku menjadi jahat sebesar-besarnya. Engkau lebih tahu bahwa diriku telah beribu-ribu tahun menjadi Ketua seluruh Malaikat dan pangkatku telah dinaikkan dari satu langit ke langit yang lebih tinggi. Kemudian aku tinggal di dunia ini beribadah bersama para Malaikat beberapa waktu lamanya.
Tiba-tiba datang firman Allah SWT hendak menjadikan seorang Khalifah di dunia ini, maka akupun membantah. Lalu Allah menciptakan manusia yang pertama (Nabi Adam as) dan seluruh Malaikat diperintah supaya memberi hormat sujud kepada lelaki itu, hanya aku saja yang ingkar. Oleh karena itu, Allah murka kepadaku dan wajahku yang tampan rupawan dan bercahaya itu berubah menjadi keji dan menakutkan. Aku merasa sakit hati. Kemudian Allah menjadikan Adam raja di syurga dan dikaruniakan seorang permaisuri (Siti Hawa) yang memerintah seluruh bidadari. Aku bertambah dengki dan dendam kepada mereka.
Akhirnya aku berhasil menipu mereka melalui Siti Hawa yang menyuruh Adam memakan buah khuldi, lalu keduanya diusir dari syurga ke dunia. Keduanya berpisah beberapa tahun dan kemudian dipertemukan Allah (di Padang Arafah), hingga mereka mendapat beberapa orang anak. Kemudian kami hasut anak lelakinya Qabil supaya membunuh saudaranya Habil. Itupun aku masih belum puas dan berbagai tipu daya aku lakukan hingga hari kiamat kelak.
Sebelum engkau lahir ke dunia, aku beserta bala tentaraku dengan mudah dapat naik ke langit untuk mencuri segala rahasia, tulisan yang menyuruh manusia berbuat ibadah dan balasan pahala serta syurga mereka. Kemudian aku turun ke dunia dan memberitahu manusia yang lain tentang apa yang sebenarnya aku dapatkan dengan berbagai tipu daya hingga tersesat dengan berbagai kitab bid’ah dan kehancuran.
Tetapi ketika engkau lahir ke dunia ini, maka aku tidak diijinkan oleh Allah untuk naik ke langit dan mencuri rahasia karena banyak Malaikat yang menjaga di setiap lapisan pintu langit. Jika aku memaksa untuk naik, maka Malaikat akan melontarkan anak panah dari api yang menyala. Sudah banyak bala tentaraku yang terkena lontaran Malaikat itu dan semuanya terbakar menjadi abu, maka semakin beratlah pekerjaanku dan bala tentaraku untuk menjalankan tugas menghasut manusia”.
Pertanyaan Nabi (4) :
Rasullullah bertanya “Hai Iblis! Apa yang pertama kali kau tipu dari manusia?”
Jawab Iblis : “Pertama kali aku palingkan iktikad / niatnya, imannya kepada kafir dan juga dari segi perbuatan, perkataan, kelakuan atau hatinya. Jika tidak berhasil juga, akan aku tarik dengan cara mengurangi pahala. Lama-kelamaan mereka akan terjerumus mengikuti kemauanku”.
Pertanyaan Nabi (5) :
“Hai Iblis! Jika umatku sholat karena Allah, apa yang terjadi padamu?”
Jawab Iblis : “Sungguh penderitaan yang sangat besar. Gemetarlah badanku dan lemah tulang sendiku, maka aku kerahkan berpuluh-puluh iblis datang menggoda manusia pada setiap anggota badannya.
Beberapa iblis datang pada setiap anggota badannya supaya malas sholat, was-was, lupa bilangan raka’atnya, bimbang pada pekerjaan dunia yang ditinggalkannya, merasa terburu-buru supaya cepat selesai sholatnya, hilang khusyuknya, matanya senantiasa melirik ke kanan dan ke kiri, telinganya senantiasa mendengar percakapan orang dan bunyi-bunyi yang lain.
Beberapa iblis yang lain duduk di belakang badan orang yang sembahyang itu supaya tidak kuat sujud berlama-lama, penat waktu duduk tahiyat dan dalam hatinya selalu merasa terburu-buru supaya cepat selesai sholatnya, itu semua membuat berkurangnya pahala. Jika para iblis tidak dapat menggoda manusia itu, maka aku sendiri akan menghukum mereka dengan hukuman yang berat”.
Pertanyaan Nabi (6) :
“Jika umatku membaca Al-Qur’an karena Allah, apa yang terjadi padamu?”
Jawab Iblis : “Jika mereka membaca Al-Qur’an karena Allah, maka terbakarlah tubuhku, putuslah seluruh uratku lalu aku lari dan menjauh darinya”.
Pertanyaan Nabi (7) :
“Jika umatku mengerjakan haji karena Allah, bagaimana perasaanmu?”
Jawab Iblis : “Binasalah diriku, gugurlah daging dan tulangku karena mereka telah mencukupkan rukun Islamnya”.
Pertanyaan Nabi (8) :
“Jika umatku berpuasa karena Allah, bagaimana keadaanmu?”
Jawab Iblis : “Ya Rasulullah! Inilah bencana yang paling besar bahayanya buatku. Apabila masuk awal bulan Ramadhan, maka memancarlah cahaya Arasy dan Kursi, bahkan seluruh Malaikat menyambut dengan suka cita. Bagi orang yang berpuasa, Allah akan mengampunkan segala dosa yang lalu dan digantikan dengan pahala yang amat besar serta tidak dicatat dosanya selama dia berpuasa. Yang menghancurkan hatiku ialah segala isi langit dan bumi, yakni Malaikat, bulan, bintang, burung dan ikan-ikan semuanya siang malam memohonkan ampunan bagi orang yang berpuasa. Satu lagi kemudian orang berpuasa ialah dimerdekakan pada setiap masa dari azab neraka. Bahkan semua pintu neraka ditutup manakala semua pintu syurga dibuka seluas-luasnya dan dihembuskan angin dari bawah Arasy yang bernama Angin Syirah yang amat lembut ke dalam syurga. Pada hari umatmu mulai berpuasa, dengan perintah Allah datanglah sekalian Malaikat dengan garangnya menangkapku dan tentaraku, jin, syaitan dan ifrit lalu dipasung kaki dan tangan dengan besi panas dan dirantai serta dimasukkan ke bawah bumi yang amat dalam. Di sana pula beberapa azab yang lain telah menunggu kami. Setelah habis umatmu berpuasa, barulah aku dilepaskan dengan perintah agar tidak mengganggu umatmu. Umatmu sendiri telah merasa ketenangan berpuasa sebagaimana mereka bekerja dan bersahur seorang diri di tengah malam tanpa rasa takut dibandingkan bulan biasanya”.
Pertanyaan Nabi (9) :
“Hai Iblis! Bagaimana seluruh sahabatku menurutmu?”
Jawab Iblis : “Seluruh sahabatmu termasuk musuh besarku. Tiada upayaku melawannya dan tiada satupun tipu daya yang dapat masuk kepada mereka. Karena engkau sendiri telah berkata : “Seluruh sahabatku adalah seperti bintang di langit, jika kamu mengikuti mereka, maka kamu akan mendapat petunjuk”.
Sayyidina Abu Bakar al-Siddiq sebelum bersamamu, aku tidak dapat mendekatinya, apalagi setelah berdampingan denganmu. Dia begitu percaya atas kebenaranmu hingga dia menjadi wazirul a’zam. Bahkan engkau sendiri telah mengatakan jika ditimbang seluruh isi dunia ini dengan amal kebajikan Abu Bakar, maka akan lebih berat amal kebajikan Abu Bakar. Lagipula dia telah menjadi mertuamu karena engkau menikah dengan anaknya, Sayyidatina Aisyah yang juga banyak menghafal Hadits-haditsmu.
Adapun Sayyidina Umar bin Khatab, aku tidak berani memandang wajahnya karena dia sangat keras menjalankan hukum syariat Islam dengan seksama. Jika aku pandang wajahnya, maka gemetarlah seluruh tulang sendiku karena sangat takut. Hal ini karena imannya sangat kuat apalagi engkau telah mengatakan : “Jikalau ada Nabi sesudah aku, maka Umar boleh menggantikan aku”, karena dia adalah orang harapanmu serta pandai membedakan antara kafir dan Islam hingga digelar ‘Al-Faruq’.
Sayyidina Usman bin Affan, aku tidak bisa bertemu karena lidahnya senantiasa membaca Al-Qur’an. Dia penghulu orang sabar, penghulu orang mati syahid dan menjadi menantumu sebanyak 2 (dua) kali. Karena taatnya, banyak Malaikat datang menghampiri dan memberi hormat kepadanya karena Malaikat itu sangat malu kepadanya hingga engkau mengatakan : “Barangsiapa menulis Bismillaahirrahmaanirrahii m pada kitab atau kertas-kertas dengan tinta merah, niscaya mendapat pahala seperti pahala Usman mati syahid”.
Sayyidina Ali bin Abi Thalibpun aku sangat takut karena hebatnya dan gagahnya dia di medan perang, tetapi sangat sopan santun, alim orangnya. Jika iblis, syaitan dan jin memandang beliau, maka terbakarlah kedua mata mereka karena dia sangat kuat beribadah dan beliau adalah golongan orang pertama yang memeluk agama Islam serta tidak pernak menundukkan kepalanya kepada berhala. Bergelar ‘Ali Karamullahu Wajhahu” dimuliakan Allah akan wajahnya dan juga ‘Harimau Allah’ dan engkau sendiri berkata : “Akulah negeri segala ilmu dan Ali itu pintunya”. Lagipula dia menjadi menantumu, aku semakin ngeri kepadanya”.
Pertanyaan Nabi (10) :
“Bagaimana tipu dayamu kepada umatku?”
Jawab Iblis : “Umatmu itu ada 3 (tiga) macam. Yang pertama, seperti hujan dari langit yang menghidupkan segala tumbuhan yaitu ulama yang memberi nasihat kepada manusia supaya mengerjakan perintah Allah dan meninggalkan laranganNya seperti kata Jibril as : “Ulama itu adalah pelita dunia dan pelita akhirat”. Yang kedua, umat tuan seperti tanah yaitu orang yang sabar, syukur dan ridha dengan karunia Allah. Berbuat amal saleh, tawakal dan kebajikan. Yang ketiga, umatmu seperti Fir’aun, terlampau tamak dengan harta dunia dan dihilangkan amal akhirat, maka akupun bersuka cita lalu masuk ke dalam badannya, aku putarkan hatinya ke lautan durhaka dan aku ajak kemana saja mengikuti kemauanku. Jadi dia selalu bimbang kepada dunia dan tidak mau menuntut ilmu, tidak pernah beramal saleh, tidak mau mengeluarkan zakat dan malas beribadah.
Lalu aku goda agar manusia minta kekayaan lebih dulu dan apabila diizinkan Allah dia menjadi kaya, maka aku rayu supaya lupa beramal, tidak membayar zakat seperti Qarun yang tenggelam dengan istana mahligainya. Bila umatmu terkena penyakit tidak sabar dan tamak, dia selalu bimbang akan hartanya dan berangan-angan hendak merebut kemewahan dunia, benci dan menghina kepada yang miskin, membelanjakan hartanya untuk kemaksiatan”.
Pertanyaan Nabi (11) :
“Siapa yang serupa denganmu?”
Jawab Iblis : “Orang yang meringankan syariatmu dan membenci orang yang belajar agama Islam”.
Pertanyaan Nabi (12) :
“Siapa yang membuat mukamu bercahaya?”
Jawab Iblis : “Orang yang berdosa, bersumpah bohong, saksi palsu dan suka ingkar janji”.
Pertanyaan Nabi (13) :
“Apa yang kau rahasiakan dari umatku?”
Jawab Iblis : “Jika seorang Muslim buang air besar dan tidak membaca do’a terlebih dahulu, maka aku gosok-gosokkan najisnya sendiri ke badannya tanpa dia sadari”.
Pertanyaan Nabi (14) :
“Jika umatku bersatu dengan isterinya, apa yang kau lakukan?”
Jawab Iblis : “Jika umatmu hendak bersetubuh dengan isterinya dan membaca do’a pelindung syaitan, maka aku lari dari mereka. Jika tidak, aku akan bersetubuh dahulu dengan isterinya dan bercampurlah benihku dengan benih isterinya. Jika menjadi anak, maka anak itu akan gemar berbuat maksiat, malas pada kebaikan, durhaka. Ini semua karena kealpaan ibu bapaknya sendiri. Begitu juga jika mereka makan tanpa membaca Bismillah, aku santap makanannya lebih dulu daripadanya. Walaupun mereka makan, tidaklah mereka merasa kenyang”.
Pertanyaan Nabi (15) :
“Apa yang dapat menolak tipu dayamu?”
Jawab Iblis : “Jika berbuat dosa, maka cepat-cepatlah bertaubat kepada Allah, menangis menyesal akan perbuatannya. Apabila marah, segeralah mengambil air wudhu’, maka padamlah marahnya”.
Pertanyaan Nabi (16) :
“Siapakah orang yang paling engkau sukai?”
Jawab Iblis : “Lelaki dan perempuan yang tidak mencukur atau mencabut bulu ketiak atau bulu ari-ari (bulu kemaluan) selama 40 hari. Di situlah aku mengecilkan diri, bersarang, bergantung, berbuai seperti pijat pada bulu itu”.
Pertanyaan Nabi (17) :
“Hai Iblis! Siapakah saudaramu?”
Jawab Iblis : “Orang yang tidur meniarap / telungkup, orang yang matanya terbuka di waktu Subuh tetapi menyambung tidur lagi. Lalu aku lenakan dia hingga terbit fajar. Demikian juga pada waktu Dzuhur, Asar, Maghrib dan Isya’, aku beratkan hatinya untuk sholat”.
Pertanyaan Nabi (18) :
“Apa yang dapat membinasakan dirimu?”
Jawab Iblis : “Orang yang banyak menyebut nama Allah, bersedekah dengan tidak diketahui orang, banyak bertaubat, banyak tadarus Al-Qur’an dan sholat tengah malam”.
Pertanyaan Nabi (19) :
“Hai Iblis! ?” Apa yang dapat memecahkan matamu?”
Jawab Iblis : “Orang yang duduk di dalam masjid dan beri’tikaf di dalamnya”.
Pertanyaan Nabi (20) :
“Apa lagi yang dapat memecahkan matamu?”
Jawab Iblis : “Orang yang taat kepada kedua ibu bapaknya, mendengar kata mereka, membantu makan, pakaian mereka selama mereka hidup, karena engkau telah bersabda : Syurga itu di bawah tapak kaki ibu”.
(Dikutip dari : KH. Abdullah Gymnastiar, Muhasabah Kiat Sukses Introspeksi Diri, Penerbit Difa Press, September 2006)
Suatu ketika Allah SWT memerintahkan seorang Malaikat menemui Iblis agar menghadap Baginda Rasul saw untuk memberitahu segala rahasianya, baik yang disuka maupun yang dibencinya. Hal ini dimaksudkan untuk meninggikan derajat Nabi Muhammad saw dan juga sebagai peringatan dan perisai umat manusia.
Kemudian Malaikat itupun mendatangi Iblis dan berkata : “Hai Iblis! Engkau diperintah Allah untuk menghadap Rasulullah saw. Bukalah semua rahasiamu dan jawablah setiap pertanyaan Rasulullah dengan jujur. Jika engkau berdusta walau satu perkataanpun, niscaya akan terputus semua anggota badanmu, uratmu serta disiksa dengan azab yang amat pedih”.
Mendengar ucapan Malaikat yang dahsyat itu, Iblis sangat ketakutan, maka segera ia menghadap Rasulullah saw dengan menyamar sebagai orang tua yang buta sebelah matanya dan berjanggut putih 10 helai yang panjangnya seperti ekor lembu.
Iblis pun memberi salam sampai 3 (tiga) kali salam, Rasulullah saw tidak juga menjawabnya, maka Iblis berkata : “Ya Rasullullah! Mengapa engkau tidak menjawab salamku? Bukankah salam itu sangat mulia di sisi Allah?” Maka jawab Nabi dengan marah : “Hai musuh Allah! Kepadaku engkau menunjukkan kebaikanmu? Jangan kau coba menipuku sebagaimana kau tipu Nabi Adam as sehingga beliau keluar dari syurga, kau hasut Qabil sehingga ia tega membunuh Habil yang masih saudaranya sendiri, ketika sedang sujud dalam sembahyang kau tiup Nabi Ayub as dengan asap beracun sehingga beliau sengsara untuk beberapa lama, kisah Nabi Daud as dengan perempuan Urya, Nabi Sulaiman meninggalkan kerajaannya karena engkau menyamar sebagai isterinya dan begitu juga beberapa Anbiya dan pendeta yang telah menanggung sengsara akibat hasutanmu.
Hai Iblis! Sebenarnya salam itu sangat mulia di sisi Allah azza wa jalla, tapi aku diharamkan Allah menjawab salammu. Aku mengenalmu dengan baik wahai Iblis, Raja segala Iblis. Apa tujuanmu menemuiku?”.
Jawab Iblis : “Ya Nabi Allah! Janganlah engkau marah. Engkau dapat mengenaliku karena engkau adalah Khatamul Anbiya. Aku datang atas perintah Allah untuk memberitahu segala tipu dayaku terhadap umatmu dari zaman Nabi Adam as hingga akhir zaman nanti. Ya Nabi Allah! Setiap apa yang engkau tanya, aku bersedia menerangkan satu persatu dengan sebenarnya, aku tidak berani menyembunyikannya”.
Kemudian Iblispun bersumpah menyebut nama Allah dan berkata : “Ya Rasulullah! Sekiranya aku berdusta barang sepatahpun niscaya hancur leburlah badanku menjadi abu”.
Ketika mendengar sumpah Iblis itu, Nabipun tersenyum dan berkata dalam hatinya, inilah kesempatanku untuk menyiasati segala perbuatannya agar didengar seluruh sahabat yang ada di majlis ini dan menjadi perisai seluruh umatku.
Pertanyaan Nabi (1) :
“Hai Iblis! Siapakah musuh besarmu?”
Jawab Iblis : “Ya Nabi Allah! Engkaulah musuhku yang paling besar di antara musuh-musuhku di muka bumi ini”.
Kemudian Nabipun memandang muka Iblis dan Iblispun gemetar karena ketakutan. Sambung Iblis : “Ya Khatamul Anbiya! Aku dapat merubah diriku seperti manusia, binatang dan lain-lain hingga rupa dan suarapun tidak berbeda, kecuali dirimu saja yang tidak dapat aku tiru karena dicegah oleh Allah. Andaikan aku menyerupai dirimu, maka terbakarlah diriku menjadi abu.
Aku cabut iktikad / niat anak Adam supaya menjadi kafir karena engkau berusaha memberi nasihat dan pengajaran supaya mereka kuat untuk memeluk agama Islam, begitu juga aku berusaha menarik mereka kepada kekafiran, murtad atau munafik. Aku akan menarik seluruh umat Islam dari jalan yang benar menuju jalan yang sesat supaya masuk ke dalam neraka dan kekal di dalamnya bersamaku”.
Pertanyaan Nabi (2) :
“Hai Iblis! Apa yang kau perbuat terhadap makhluk Allah?”
Jawab Iblis : “Adalah satu kemajuan bagi perempuan yang merenggangkan kedua pahanya kepada lelaki yang bukan suaminya, setengahnya hingga mengeluarkan benih yang salah sifatnya. Aku goda semua manusia supaya meninggalkan sholat, berbuai dengan makanan dan minuman, berbuat durhaka, aku lalaikan dengan harta benda, emas, perak dan permata, rumahnya, tanahnya, ladangnya supaya hasilnya dibelanjakan ke jalan yang haram.
Demikian juga ketika pesta di mana lelaki dan perempuan bercampur. Di sana aku lepaskan godaan yang besar supaya mereka lupa peraturan dan akhirnya minum arak. Apabila terminum arak itu, maka hilanglah akal, fikiran dan malunya. Lalu aku ulurkan tali cinta dan terbukalah beberapa pintu maksiat yang besar, datang perasaan hasad dengki hingga perbuatan zina. Apabila terjadi kasih antara mereka, terpaksalah mereka mencari uang hingga menjadi penipu, peminjam dan pencuri.
Apabila mereka sadar akan kesalahan mereka lalu hendak bertaubat dan berbuat amal ibadah, akan aku rayu supaya mereka membatalkannya. Semakin keras aku goda supaya mereka berbuat maksiat dan mengambil isteri orang. Jika hatinya terkena godaanku, datanglah rasa ria’, takabur, iri, sombong dan melengahkan amalnya. Jika lidahnya yang tergoda, maka mereka akan gemar berdusta, mencela dan mengumpat. Demikianlah aku goda mereka setiap saat”.
Pertanyaan Nabi (3) :
“Hai Iblis! Mengapa engkau bersusah payah melakukan pekerjaan yang tidak mendatangkan faedah bahkan menambah laknat yang besar dan siksa yang besar di neraka yang paling bawah? Hai yang dikutuk Allah! Siapa yang menjadikanmu? Siapa yang melanjutkan usiamu? Siapa yang menerangkan matamu? Siapa yang memberi pendengaranmu? Siapa yang memberi kekuatan anggota badanmu?
Jawab Iblis : “Semuanya itu adalah anugerah dari Allah Yang Maha Besar. Tetapi hawa nafsu dan takabur membuatku menjadi jahat sebesar-besarnya. Engkau lebih tahu bahwa diriku telah beribu-ribu tahun menjadi Ketua seluruh Malaikat dan pangkatku telah dinaikkan dari satu langit ke langit yang lebih tinggi. Kemudian aku tinggal di dunia ini beribadah bersama para Malaikat beberapa waktu lamanya.
Tiba-tiba datang firman Allah SWT hendak menjadikan seorang Khalifah di dunia ini, maka akupun membantah. Lalu Allah menciptakan manusia yang pertama (Nabi Adam as) dan seluruh Malaikat diperintah supaya memberi hormat sujud kepada lelaki itu, hanya aku saja yang ingkar. Oleh karena itu, Allah murka kepadaku dan wajahku yang tampan rupawan dan bercahaya itu berubah menjadi keji dan menakutkan. Aku merasa sakit hati. Kemudian Allah menjadikan Adam raja di syurga dan dikaruniakan seorang permaisuri (Siti Hawa) yang memerintah seluruh bidadari. Aku bertambah dengki dan dendam kepada mereka.
Akhirnya aku berhasil menipu mereka melalui Siti Hawa yang menyuruh Adam memakan buah khuldi, lalu keduanya diusir dari syurga ke dunia. Keduanya berpisah beberapa tahun dan kemudian dipertemukan Allah (di Padang Arafah), hingga mereka mendapat beberapa orang anak. Kemudian kami hasut anak lelakinya Qabil supaya membunuh saudaranya Habil. Itupun aku masih belum puas dan berbagai tipu daya aku lakukan hingga hari kiamat kelak.
Sebelum engkau lahir ke dunia, aku beserta bala tentaraku dengan mudah dapat naik ke langit untuk mencuri segala rahasia, tulisan yang menyuruh manusia berbuat ibadah dan balasan pahala serta syurga mereka. Kemudian aku turun ke dunia dan memberitahu manusia yang lain tentang apa yang sebenarnya aku dapatkan dengan berbagai tipu daya hingga tersesat dengan berbagai kitab bid’ah dan kehancuran.
Tetapi ketika engkau lahir ke dunia ini, maka aku tidak diijinkan oleh Allah untuk naik ke langit dan mencuri rahasia karena banyak Malaikat yang menjaga di setiap lapisan pintu langit. Jika aku memaksa untuk naik, maka Malaikat akan melontarkan anak panah dari api yang menyala. Sudah banyak bala tentaraku yang terkena lontaran Malaikat itu dan semuanya terbakar menjadi abu, maka semakin beratlah pekerjaanku dan bala tentaraku untuk menjalankan tugas menghasut manusia”.
Pertanyaan Nabi (4) :
Rasullullah bertanya “Hai Iblis! Apa yang pertama kali kau tipu dari manusia?”
Jawab Iblis : “Pertama kali aku palingkan iktikad / niatnya, imannya kepada kafir dan juga dari segi perbuatan, perkataan, kelakuan atau hatinya. Jika tidak berhasil juga, akan aku tarik dengan cara mengurangi pahala. Lama-kelamaan mereka akan terjerumus mengikuti kemauanku”.
Pertanyaan Nabi (5) :
“Hai Iblis! Jika umatku sholat karena Allah, apa yang terjadi padamu?”
Jawab Iblis : “Sungguh penderitaan yang sangat besar. Gemetarlah badanku dan lemah tulang sendiku, maka aku kerahkan berpuluh-puluh iblis datang menggoda manusia pada setiap anggota badannya.
Beberapa iblis datang pada setiap anggota badannya supaya malas sholat, was-was, lupa bilangan raka’atnya, bimbang pada pekerjaan dunia yang ditinggalkannya, merasa terburu-buru supaya cepat selesai sholatnya, hilang khusyuknya, matanya senantiasa melirik ke kanan dan ke kiri, telinganya senantiasa mendengar percakapan orang dan bunyi-bunyi yang lain.
Beberapa iblis yang lain duduk di belakang badan orang yang sembahyang itu supaya tidak kuat sujud berlama-lama, penat waktu duduk tahiyat dan dalam hatinya selalu merasa terburu-buru supaya cepat selesai sholatnya, itu semua membuat berkurangnya pahala. Jika para iblis tidak dapat menggoda manusia itu, maka aku sendiri akan menghukum mereka dengan hukuman yang berat”.
Pertanyaan Nabi (6) :
“Jika umatku membaca Al-Qur’an karena Allah, apa yang terjadi padamu?”
Jawab Iblis : “Jika mereka membaca Al-Qur’an karena Allah, maka terbakarlah tubuhku, putuslah seluruh uratku lalu aku lari dan menjauh darinya”.
Pertanyaan Nabi (7) :
“Jika umatku mengerjakan haji karena Allah, bagaimana perasaanmu?”
Jawab Iblis : “Binasalah diriku, gugurlah daging dan tulangku karena mereka telah mencukupkan rukun Islamnya”.
Pertanyaan Nabi (8) :
“Jika umatku berpuasa karena Allah, bagaimana keadaanmu?”
Jawab Iblis : “Ya Rasulullah! Inilah bencana yang paling besar bahayanya buatku. Apabila masuk awal bulan Ramadhan, maka memancarlah cahaya Arasy dan Kursi, bahkan seluruh Malaikat menyambut dengan suka cita. Bagi orang yang berpuasa, Allah akan mengampunkan segala dosa yang lalu dan digantikan dengan pahala yang amat besar serta tidak dicatat dosanya selama dia berpuasa. Yang menghancurkan hatiku ialah segala isi langit dan bumi, yakni Malaikat, bulan, bintang, burung dan ikan-ikan semuanya siang malam memohonkan ampunan bagi orang yang berpuasa. Satu lagi kemudian orang berpuasa ialah dimerdekakan pada setiap masa dari azab neraka. Bahkan semua pintu neraka ditutup manakala semua pintu syurga dibuka seluas-luasnya dan dihembuskan angin dari bawah Arasy yang bernama Angin Syirah yang amat lembut ke dalam syurga. Pada hari umatmu mulai berpuasa, dengan perintah Allah datanglah sekalian Malaikat dengan garangnya menangkapku dan tentaraku, jin, syaitan dan ifrit lalu dipasung kaki dan tangan dengan besi panas dan dirantai serta dimasukkan ke bawah bumi yang amat dalam. Di sana pula beberapa azab yang lain telah menunggu kami. Setelah habis umatmu berpuasa, barulah aku dilepaskan dengan perintah agar tidak mengganggu umatmu. Umatmu sendiri telah merasa ketenangan berpuasa sebagaimana mereka bekerja dan bersahur seorang diri di tengah malam tanpa rasa takut dibandingkan bulan biasanya”.
Pertanyaan Nabi (9) :
“Hai Iblis! Bagaimana seluruh sahabatku menurutmu?”
Jawab Iblis : “Seluruh sahabatmu termasuk musuh besarku. Tiada upayaku melawannya dan tiada satupun tipu daya yang dapat masuk kepada mereka. Karena engkau sendiri telah berkata : “Seluruh sahabatku adalah seperti bintang di langit, jika kamu mengikuti mereka, maka kamu akan mendapat petunjuk”.
Sayyidina Abu Bakar al-Siddiq sebelum bersamamu, aku tidak dapat mendekatinya, apalagi setelah berdampingan denganmu. Dia begitu percaya atas kebenaranmu hingga dia menjadi wazirul a’zam. Bahkan engkau sendiri telah mengatakan jika ditimbang seluruh isi dunia ini dengan amal kebajikan Abu Bakar, maka akan lebih berat amal kebajikan Abu Bakar. Lagipula dia telah menjadi mertuamu karena engkau menikah dengan anaknya, Sayyidatina Aisyah yang juga banyak menghafal Hadits-haditsmu.
Adapun Sayyidina Umar bin Khatab, aku tidak berani memandang wajahnya karena dia sangat keras menjalankan hukum syariat Islam dengan seksama. Jika aku pandang wajahnya, maka gemetarlah seluruh tulang sendiku karena sangat takut. Hal ini karena imannya sangat kuat apalagi engkau telah mengatakan : “Jikalau ada Nabi sesudah aku, maka Umar boleh menggantikan aku”, karena dia adalah orang harapanmu serta pandai membedakan antara kafir dan Islam hingga digelar ‘Al-Faruq’.
Sayyidina Usman bin Affan, aku tidak bisa bertemu karena lidahnya senantiasa membaca Al-Qur’an. Dia penghulu orang sabar, penghulu orang mati syahid dan menjadi menantumu sebanyak 2 (dua) kali. Karena taatnya, banyak Malaikat datang menghampiri dan memberi hormat kepadanya karena Malaikat itu sangat malu kepadanya hingga engkau mengatakan : “Barangsiapa menulis Bismillaahirrahmaanirrahii
Sayyidina Ali bin Abi Thalibpun aku sangat takut karena hebatnya dan gagahnya dia di medan perang, tetapi sangat sopan santun, alim orangnya. Jika iblis, syaitan dan jin memandang beliau, maka terbakarlah kedua mata mereka karena dia sangat kuat beribadah dan beliau adalah golongan orang pertama yang memeluk agama Islam serta tidak pernak menundukkan kepalanya kepada berhala. Bergelar ‘Ali Karamullahu Wajhahu” dimuliakan Allah akan wajahnya dan juga ‘Harimau Allah’ dan engkau sendiri berkata : “Akulah negeri segala ilmu dan Ali itu pintunya”. Lagipula dia menjadi menantumu, aku semakin ngeri kepadanya”.
Pertanyaan Nabi (10) :
“Bagaimana tipu dayamu kepada umatku?”
Jawab Iblis : “Umatmu itu ada 3 (tiga) macam. Yang pertama, seperti hujan dari langit yang menghidupkan segala tumbuhan yaitu ulama yang memberi nasihat kepada manusia supaya mengerjakan perintah Allah dan meninggalkan laranganNya seperti kata Jibril as : “Ulama itu adalah pelita dunia dan pelita akhirat”. Yang kedua, umat tuan seperti tanah yaitu orang yang sabar, syukur dan ridha dengan karunia Allah. Berbuat amal saleh, tawakal dan kebajikan. Yang ketiga, umatmu seperti Fir’aun, terlampau tamak dengan harta dunia dan dihilangkan amal akhirat, maka akupun bersuka cita lalu masuk ke dalam badannya, aku putarkan hatinya ke lautan durhaka dan aku ajak kemana saja mengikuti kemauanku. Jadi dia selalu bimbang kepada dunia dan tidak mau menuntut ilmu, tidak pernah beramal saleh, tidak mau mengeluarkan zakat dan malas beribadah.
Lalu aku goda agar manusia minta kekayaan lebih dulu dan apabila diizinkan Allah dia menjadi kaya, maka aku rayu supaya lupa beramal, tidak membayar zakat seperti Qarun yang tenggelam dengan istana mahligainya. Bila umatmu terkena penyakit tidak sabar dan tamak, dia selalu bimbang akan hartanya dan berangan-angan hendak merebut kemewahan dunia, benci dan menghina kepada yang miskin, membelanjakan hartanya untuk kemaksiatan”.
Pertanyaan Nabi (11) :
“Siapa yang serupa denganmu?”
Jawab Iblis : “Orang yang meringankan syariatmu dan membenci orang yang belajar agama Islam”.
Pertanyaan Nabi (12) :
“Siapa yang membuat mukamu bercahaya?”
Jawab Iblis : “Orang yang berdosa, bersumpah bohong, saksi palsu dan suka ingkar janji”.
Pertanyaan Nabi (13) :
“Apa yang kau rahasiakan dari umatku?”
Jawab Iblis : “Jika seorang Muslim buang air besar dan tidak membaca do’a terlebih dahulu, maka aku gosok-gosokkan najisnya sendiri ke badannya tanpa dia sadari”.
Pertanyaan Nabi (14) :
“Jika umatku bersatu dengan isterinya, apa yang kau lakukan?”
Jawab Iblis : “Jika umatmu hendak bersetubuh dengan isterinya dan membaca do’a pelindung syaitan, maka aku lari dari mereka. Jika tidak, aku akan bersetubuh dahulu dengan isterinya dan bercampurlah benihku dengan benih isterinya. Jika menjadi anak, maka anak itu akan gemar berbuat maksiat, malas pada kebaikan, durhaka. Ini semua karena kealpaan ibu bapaknya sendiri. Begitu juga jika mereka makan tanpa membaca Bismillah, aku santap makanannya lebih dulu daripadanya. Walaupun mereka makan, tidaklah mereka merasa kenyang”.
Pertanyaan Nabi (15) :
“Apa yang dapat menolak tipu dayamu?”
Jawab Iblis : “Jika berbuat dosa, maka cepat-cepatlah bertaubat kepada Allah, menangis menyesal akan perbuatannya. Apabila marah, segeralah mengambil air wudhu’, maka padamlah marahnya”.
Pertanyaan Nabi (16) :
“Siapakah orang yang paling engkau sukai?”
Jawab Iblis : “Lelaki dan perempuan yang tidak mencukur atau mencabut bulu ketiak atau bulu ari-ari (bulu kemaluan) selama 40 hari. Di situlah aku mengecilkan diri, bersarang, bergantung, berbuai seperti pijat pada bulu itu”.
Pertanyaan Nabi (17) :
“Hai Iblis! Siapakah saudaramu?”
Jawab Iblis : “Orang yang tidur meniarap / telungkup, orang yang matanya terbuka di waktu Subuh tetapi menyambung tidur lagi. Lalu aku lenakan dia hingga terbit fajar. Demikian juga pada waktu Dzuhur, Asar, Maghrib dan Isya’, aku beratkan hatinya untuk sholat”.
Pertanyaan Nabi (18) :
“Apa yang dapat membinasakan dirimu?”
Jawab Iblis : “Orang yang banyak menyebut nama Allah, bersedekah dengan tidak diketahui orang, banyak bertaubat, banyak tadarus Al-Qur’an dan sholat tengah malam”.
Pertanyaan Nabi (19) :
“Hai Iblis! ?” Apa yang dapat memecahkan matamu?”
Jawab Iblis : “Orang yang duduk di dalam masjid dan beri’tikaf di dalamnya”.
Pertanyaan Nabi (20) :
“Apa lagi yang dapat memecahkan matamu?”
Jawab Iblis : “Orang yang taat kepada kedua ibu bapaknya, mendengar kata mereka, membantu makan, pakaian mereka selama mereka hidup, karena engkau telah bersabda : Syurga itu di bawah tapak kaki ibu”.
(Dikutip dari : KH. Abdullah Gymnastiar, Muhasabah Kiat Sukses Introspeksi Diri, Penerbit Difa Press, September 2006)
Klasifikasi :
Nasehat,
Tarbiyah Islam,
Untuk Motivasi
Selasa, 30 Desember 2014
KIAT MENJADI PENGUSAHA SUKSES
Suatu hari seseorang pernah bertanya pada Abdurrahman bin Auf -radhiallahu anhu-, "Apa kiat anda hingga bisa sekaya ini..?
Abdurrahman bin Auf menjawab, "Dulu.. Aku selalu ridho dengan keuntungan yang sedikit".
Dalam menjalankan usaha, yang paling penting adalah keberkahan rezeki, bukan besarnya keuntungan.
Dalam menjalankan usaha, yang paling penting adalah keberkahan rezeki, bukan besarnya keuntungan.
Banyak orang yang keuntungannya sedikit, namun Allah memasukkan
kekayaan lain di dalam hatinya. Sebaliknya, banyak orang yang
keuntungannya banyak, namun Allah mencabut keberkahan dari hartanya,
sehingga betapapun banyaknya harta yang dimilikinya, dia tidak akan
pernah merasa puas dan cukup dari anugrah tersebut.
Bila anda
seorang pengusaha, pilih harga yang masuk akal untuk barang dagangan
anda. jangan memanfaatkan hajat orang lain demi mengambil keuntungan
yang sebesar-besarnya. Ingat, siapa yang memudahkan orang lain dalam
urusan dunia, maka Allah akan memudahkan urusannya didunia dan akhirat.
Dan siapa yang menyulitkan orang lain, maka hidupnya akan dipersulit,
karena balasan sesuai dengan perbuatan. Bahkan dikwatirkan apabila dia
selalu menyulitkan orang lain, maka do'a-do'a yang tak tertolak dari
mereka yang merasa terdzolimi itu akan menimpanya. Karena Allah tidak
pernah lalai dari perbuatan hamba-hamba--Nya.
(Faidah dari Syaikh DR. Muhammad bin Muhammad Al-Mukhtar As Syinqity -hafidzahullah-).
Klasifikasi :
Bisnis,
Untuk Motivasi
Kamis, 25 Desember 2014
Toleransi dan Ucapan Selamat Natal
NAH , dari Gambar sederhana ini, pasti ita bisa memahami maksudnya :)
So ??
Selamat Liburan saja deh ya :)
So ??
Selamat Liburan saja deh ya :)
Klasifikasi :
Tarbiyah Islam
Kamis, 18 Desember 2014
Memperkecil ukuran file video tanpa kehilangan kualitas file aslinya
Salah satu software video tools yang bisa kamu gunakan untuk memperkecil ukuran file video adalah “Ashampoo Movie Shrink”. Hampir semua file video didukung oleh software ini.
Kelebihan dari program ini terlihat dari hasil output nya yang mampu mengecilkan file video tanpa kehilangan kualitas dari file aslinya. Selain itu terintegrasinya burning tools bawaan dari programnya. Jadi kamu juga bisa langsung membakar hasil output file video melalui program ini.
Untuk pemakaiannya juga sangatlah mudah, kamu tinggal klik “Shrink movie files” dari tampilan menu awalnya, trus “add files” untuk memasukkan file2 video yang ingin kamu perkecil ukurannya. Pada saat kamu mengetikan ukuran file video, hasil kualitas bisa langsung terlihat dibagian bawah program ini pada “Output Movie Quality”. Disitu bakal terlihat hasil dari pengetikan input size yang kamu masukkan. Sesuaikan dengan kebutuhan kamu, yang jelas ada beberapa pilihan hasil output, ada low, medium, good, good quality, dan great quality. Dari jenis output tsb uda terlihat jelaskan mana yang paling baik. Kalau pilih yang low, hasil file video memang kecil, tapi kualitas videonya juga tidak begitu baik dong. Untuk file aslinya, tenang saja ga bakalan tertimpa, karena sebelum kamu mengklik tombol start untuk men-shrink (memperkecil) file video kamu bisa tentukan dimana hasil outputnya akan kamu simpan.
Sumber :
http://edukasikomputer.blogspot.com/2008/12/memperkecil-ukuran-file-video-tanpa.html#.TvFxKH6r_Pc.blogger
Rabu, 03 Desember 2014
Mimpi Sejuta Dollar The Movie
Pengen Segera Nonton Film Mbak Merry Riana "mimpi sejuta dollar" nih :)
https://www.youtube.com/watch?v=kJONiHU8oUw
Salam Sukses !!
Klasifikasi :
Bisnis,
Untuk Motivasi
Senin, 02 Juni 2014
Momen Sangat Menyentuh, Sikap Hormat Prabowo pada Kubu Jokowi di KPU
Jakarta - Pasangan capres-cawapres Prabowo-Hatta kompak mengenakan
kemeja putih dan peci hitam. Keduanya datang di KPU, pukul 14.00 WIB,
Minggu (1/6/2014), untuk mengambil nomor urut.
Prabowo-Hatta didampingi Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, Sekjen PPP Romahurmuziy, dan petinggi partai koalisi lainnya.
Saat memasuki ruang lantai 2 Kantor KPU, ketika sidang pleno pengambilan nomor urut digelar, Prabowo-Hatta menyambangi kubu Jokowi-JK, dan langsung mengambil sikap hormat.
Namun saat hormat dan bersalaman, Mega tak membalasnya. Mega hanya bersalaman sambil duduk.
Prabowo-Hatta melanjutkan bersalaman dengan Jokowi, JK, Surya Paloh, Cak Imin, Sutiyoso, Khofifah. Prabowo juga memberi hormat kepada bekas atasannya yang mendukung Jokowi, Luhut Pandjaitan.
Dalam kesempatan itu, sambil tersenyum Jokowi terlihat terpana dan kagum melihat kedatangan Prabowo. Tak hanya Jokowi, Ketum NasDem juga terlihat melakukan hal yang sama.
Kemudian Jokowi-JK dan Prabowo-Hatta langsung menuju tempat yang sudah disediakan KPU dan duduk secara berdampingan.
Seperti diketahui, hari ini KPU menjadwalkan pengambilan nomor urut calon presiden dan wakil presiden. Acara ini dimulai tepat pada pukul 14.00 WIB. [yeh/inilah]
Prabowo-Hatta didampingi Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, Sekjen PPP Romahurmuziy, dan petinggi partai koalisi lainnya.
Saat memasuki ruang lantai 2 Kantor KPU, ketika sidang pleno pengambilan nomor urut digelar, Prabowo-Hatta menyambangi kubu Jokowi-JK, dan langsung mengambil sikap hormat.
Namun saat hormat dan bersalaman, Mega tak membalasnya. Mega hanya bersalaman sambil duduk.
Prabowo-Hatta melanjutkan bersalaman dengan Jokowi, JK, Surya Paloh, Cak Imin, Sutiyoso, Khofifah. Prabowo juga memberi hormat kepada bekas atasannya yang mendukung Jokowi, Luhut Pandjaitan.
Dalam kesempatan itu, sambil tersenyum Jokowi terlihat terpana dan kagum melihat kedatangan Prabowo. Tak hanya Jokowi, Ketum NasDem juga terlihat melakukan hal yang sama.
Kemudian Jokowi-JK dan Prabowo-Hatta langsung menuju tempat yang sudah disediakan KPU dan duduk secara berdampingan.
Seperti diketahui, hari ini KPU menjadwalkan pengambilan nomor urut calon presiden dan wakil presiden. Acara ini dimulai tepat pada pukul 14.00 WIB. [yeh/inilah]
Source :
---***---
Ketahuan mana yang bersikap Ksatria , mana yang tidak ..
Yang satu memberi hormat yang satu tetap duduk dengan sombongnya ..
Klasifikasi :
News,
Tarbiyah Islam
Jumat, 30 Mei 2014
Wartawan Metro TV Nyabu
Islamedia.co
- Dua dari tiga orang tim liputan Metro TV diamankan petugas patroli
jalan raya (PJR) Bitung setelah kedapatan nyabu di dalam mobil
liputan berlogo Metro TV di samping pintu tol Karawaci, Kabupaten Tangerang, Jumat (23/5/2014) malam. Satu orang awak liputan lainnya berhasil kabur saat disergap.
Dua orang tim liputan Metro TV yang berhasil diamankan masing-masing, CG (57) warga RT 06/19, Kelurahan Rawa Lumbu,
Kecamatan Rawa Lumbu; dan HR (43) warga Jalan Masjid Nur, Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Kepala Induk Korlantas PJR Bitung Kompol Bestari Harahap mengatakan, penangkapan itu berawal dari kecurigaan petugas
yang sedang patroli dan melihat mobil Metro TV yang sedang terparkir di samping gerbang tol Karawaci.
Anggota melihat ada satu unit kendaraan operasional Metro TV dengan nopol B-1664-BRH yang terpakir disamping gerbang tol.
Kemudian petugas kami mendekat dan melakukan pemeriksaan,” ujarnya.
menurut Bestari, di dalam mobil berisi tiga orang. Mereka langsung kaget dan hendak melarikan diri. Petugas yang sudah siap langsung
menyergap dan mengamankan dua orang yaitu CH dan HR dan satu orang berhasil melarikan diri.
Kami sudah mendapatkan identitas pelaku yang melarikan diri dan akan kita lakukan pengejaran,” tambah Kompol Bestari Harahap.
Dari tangan kedua pelaku, petugas berhasil menemukan barang bukti berupa sabu, alat hisap (bong), uang, HP dan KTP.[matanews/im]
Klasifikasi :
Indonesiaku,
Jokowi
Tak Ada Aturan Harus Ada Ibu Negara
Ketua Perempuan Pendukung Prabowo Hatta (PPPH) Okke Rajasa mengatakan, tidak penting mempersoalkan masalah status Ibu Negara.
"Dalam undang-undang pemilu presiden itu, tidak diatur perihal Ibu Negara. Yang terpenting perempuan berperan dalam pembangunan Indonesia kedepannya." Ujar Okke di Rumah Polonia, Kamis (29/5/2014).
Peran perempuan tersebut dapat dilakukan melalui tiga bidang, yaitu keluarga, masyarakat dan politik.
"Dalam undang-undang pemilu presiden itu, tidak diatur perihal Ibu Negara. Yang terpenting perempuan berperan dalam pembangunan Indonesia kedepannya." Ujar Okke di Rumah Polonia, Kamis (29/5/2014).
Peran perempuan tersebut dapat dilakukan melalui tiga bidang, yaitu keluarga, masyarakat dan politik.
Jadi, kata Okke, kampanye hitam perihal Ibu Negara terhadap Prabowo, tidak akan mempengaruhi kaum perempuan.
Dia meminta, pihak-pihak yang mempersoalkan Ibu Negara kalau Prabowo menjadi Presiden, untuk belajar lebih banyak lagi.
"Saya berpesan kepada pembuat dan penyebar isu Ibu Negara yang ditujukan kepada Pak Prabowo untuk kembali belajar, belajar dan belajar," katanya. [gus]
Dia meminta, pihak-pihak yang mempersoalkan Ibu Negara kalau Prabowo menjadi Presiden, untuk belajar lebih banyak lagi.
"Saya berpesan kepada pembuat dan penyebar isu Ibu Negara yang ditujukan kepada Pak Prabowo untuk kembali belajar, belajar dan belajar," katanya. [gus]
http://nasional.inilah.com/read/detail/2104825/tidak-ada-aturan-harus-ada-ibu-negara#.U4dzHX9fbnp
Klasifikasi :
Indonesiaku,
News
Kamis, 29 Mei 2014
Testimoni Masyarakat dan Pedagang Solo Tentang Jokowi
Penataan pedagang kaki lima (PKL) di Solo disebut-sebut keberhasilan
calon presiden Joko Widodo atau Jokowi ketika masih menjadi Wali Kota.
Namun ternyata Jokowi menjual kios-kios yang harusnya diberi secara
cuma-cuma kepada PKL.
Rio Hardoyo (58) warga Lawean Pajang,
Solo, Jawa Tengah, mengatakan kalau yang digembor-gemborkan prestasi
Jokowi memindahkan pedagang kaki lima (PKL) perlu ditanya kembali.
Ia menjelaskan, awalnya pemerintah setempat membangun kios di Pasar
Klitian Notoharjo atau bekas silir Solo dua lantai untuk PKL sebanyak
1.700 kios dan digratiskan.
"Namun realitanya, hanya ada 700 kios untuk PKL sedangkan 1000 kios
itu dijual kepada pengusaha bukan warga asli Solo. Silakan dicek
pedagang di lantai dua pasar itu," katanya kepada INILAHCOM di Jakarta,
Selasa, (27/5/2014) malam.
Rio melanjutkan, pedagang yang mendapat kios gratis itu tidak ramai
dengan pembeli yang berada di lantai dua. Sementara, pembeli kios juga
mengeluh mahal, tetapi sepi pengunjung hingga akhirnya pada pindah.
"Nah income itu tidak tahu pendapatannya kemana, padahal pembelinya
ada semua ke pribadi atau pemda. Wallahu'alam, tapi muncul ke permukaan
Jokowi sukses memindahkan PKL," ujarnya.
Selain itu, Andrian Isnanto warga Desa Kistalan Banjarsari Solo,
Jawa Tengah, mengaku kenal siapa Jokowi sebenarnya. Dari sisi negatif
pun tahu bagaimana Jokowi, tetapi tidak etis disampaikan.
"Yang jelas, Jokowi sudah dua masa sumpah jabatan, pertama Wali Kota
Solo namun loncat jadi gubernur. Kemudian, belum dua tahun jadi Gubernur
DKI sudah mencalonkan sebagai presiden. Apakah masyarakat mau
diinjak-injak begitu," ujarnya. (inilah.com/su)
Klasifikasi :
Indonesiaku,
Jokowi
Fakta Tentang Prabowo Subianto Yang Tidak Terungkap Ke Media
Jika kita bicara tentang sosok Prabowo Subianto, mungkin bagi yang
tahu pasti akan di kaitkan dengan tragedi kerusuhan Mei 1998 dimana
Prabowo Subianto menjadi salah satu aktornya. Itu yang di gemborkan
media yang mungkin Anda tahu. Tapi tahukah Anda bahwa sebenarnya
faktanya tidak seperti itu, sebenarnya Prabowo Subianto lah yang di
jadikan kambing hitam dalam tragedi Mei 1998. Anda penasaran ?, mari
kita simak ulasannya tentang fakta tentang Prabowo Subianto yang
sebenarnya seperti yang ditayangkan oleh Kompas TV. Artikel ini cukup
panjang sekali, jadi harap dibaca dengan sabar dan seksama ya.
Fakta Prabowo Subianto
Jum’at 14 Maret 2014, Kompas TV menayangkan Prabowo Subianto dalam
acara Aiman Dan…. Prabowo adalah salah satu nama yang maju dalam
pemilihan presiden Republik Indonesia. Karena posisi presiden di RI,
sesungguhnya lebih berkuasa daripada presiden Amerika Serikat maupun
Rusia, presiden RI haruslah yang terbaik dari yang ikut bertarung.
Tulisan ini bukan sebagai kampanye, karena saya bukan kader Partai
Gerindra, namun hanya untuk mengulas mengenai sosok Prabowo Subianto
yang kontroversial dari sudut pandang yang sedikit berbeda. Tujuannya
adalah agar masyarakat mendapatkan informasi yang lengkap dan berimbang
tentang calon pemimpin yang akan dipilihnya termasuk Prabowo. Mengingat
begitu krontroversial dan banyaknya disinformasi mengenai tokoh yang
satu ini.
Prabowo lahir di Jakarta 17 Oktober 1951. Beliau adalah mantan
Danjen Kopasus (Komandan Jenderal Komando Pasukan Kuhusus), pengusaha
sukses, politisi, dan calon presiden 2014. Prabowo adalah putra dari
begawan ekonomi Indonesia, Soemitro Djojohadikusumo. Beliau juga cucu
dari Raden Mas Margono Djojohadikusumo yang merupakan anggota BPUPKI
(Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) dan juga
merupakan pendiri Bank Nasional Indonesia (BNI). Dari silsilahnya tampak
bahwa Prabowo memiliki “darah biru” elit pemimpin Indonesia. Bahkan
jauh sebelum republik ini lahir.
Prabowo menikahi Titiek, putri Presiden Soeharto. Saat ini, Titiek
sendiri menjadi calon anggota legislatif dari Partai Golongan Karya
(Golkar). Keputusan yang tampak prospektif saat itu namun menjadi
blunder dalam hidupnya dikemudian hari. Dengan latar belakang keluarga
intelektual, Prabowo mewarisi kecerdasan ayahnya. Beliau dikenal sangat
cerdas di sekolah maupun di AKABRI (Akademi Angkatan Bersenjata Republik
Indonesia). Meski beliau adalah alumnus AKABRI (1974), namun tidak
banyak yang tahu bahwa setelah lulus SMA, Prabowo juga diterima di
American School In London, Britania Raya.
Karirnya dibidang militer terbilang sangat cemerlang dan
membanggakan. Karir militer Prabowo termasuk yang tercepat dalam sejarah
ABRI (Angkatan Bersenjata Republik Indonesia). Prabowo bahkan sempat
disebut sebagai “The Brightest Star”. Dialah jenderal termuda yang
meraih 3 bintang pada usia 46 tahun.
Sebagai sesama orang militer, Prabowo bisa dianggap sebagai
“antitesa” dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Mungkin karena karir
beliau yang banyak diisi dengan penugasan di satuan tempur. Meski
sama-sama merupakan “The Rising Star” di tubuh ABRI saat itu, SBY lebih
dikenal sebagai perwira intelektualnya ABRI. Berbeda dengan SBY yang
cenderung analitis dan berhati-hati dalam mengambil keputusan, sebagai
perwira lapangan Prabowo cenderung cepat, take action. Saat keputusan
sudah dibuat Prabowo akan menjalankannya dengan penuh “determinasi”.
Beliau siap menanggung segala konsekuensinya.
Salah satu contohnya adalah perihal peristiwa penculikan aktivis
yang telah mencoreng nama baik dan menjadi penyebab kehancuran karir
militernya. DKP (Dewan Kehormatan Perwira) yang menyelidiki kasus ini
tidak pernah mngungkapkan hasil pemeriksaannya kepada publik. Tidak juga
kepada Prabowo yang notabene menjadi tertuduhnya. Tampaknya Wiranto
sengaja mengambil manfaat agar prasangka publik menghukum Prabowo lebih
berat daripada “dosanya”. Meski Prabowo berikeras mengatakan tak pernah
perintahkan. Namun beliau mengambil alih tanggung jawab anak buahnya.
“Saya ambil alih tanggung jawabnya.” Begitu kata beliau saat itu. Sikap
yang harus dibayar mahal dengan hancurnya karir militer yang gilang
gemilang, namun juga menunjukkan kualitas kepemimpinan Prabowo. Jika
Prabowo benar bersalah, mengapa justru korban-korban penculikan seperti
Pius L Lanang dan Desmond J Mahesa justru menjadi pengurus Partai
Gerindra?
Meski begitu, kualitas kepemimpinan Prabowo justru sudah teruji di
saat-saat paling kritis yang pernah dialami negeri ini. Bagi mereka yang
lelah dengan kepemimpinan yang lemah, lama mengambil keputusan, selalu
terkesan ragu-ragu tampaknya Prabowo adalah jawabannya. Bagi mereka yang
muak dengan pemimpin yang sibuk selamatkan diri sendiri saat ada
masalah maka Prabowo adalah pilihan yang patut dipertimbangkan.
Dibanding memilih mengorbankan anak buahnya, Prabowo memilih untuk ambil
alih tanggung jawab dan menanggung sendiri resikonya. Seorang kapten
kapal yang baik bukanlah yang pertama selamatkan diri saat kapal
tenggelam, tetapi justru yang terakhir. Seperti terlihat dalam film
Titanic, ketika kapal sudah mulai tenggelam, kapten kapal memastikan
semua penumpang selamat, dan akhirnya dirinya sendiri gagal selamat.
Sayang, karir militer Prabowo yang gilang gemilang itu berakhir dengan
cara yang kurang mengenakkan. Bahkan bisa dikatakan memilukan.
Prabowo bisa dikatakan pihak yang dikalahkan dalam proses perebutan
kekuasaan dan pengaruh di tubuh militer pada masa-masa kritis tahun
1998. Berbicara tentang Prabowo kita tidak bisa lepas dari peristiwa
kelam Mei 1998 yang mencoreng nama bangsa Indonesia selamanya. Sebagai
pihak yang kalah Prabowo menjadi “kambing hitam” dari semua kejadian
tersebut. Seperti kata pepatah, tinta sejarah adalah milik pemenang. Ini
tentu saja berpotensi menjadi pengganjal pencapresannya. Stigma sebagai
“penjahat kemanusiaan” pasti akan dimanfaatkan sebagai senjata
lawan-lawan politiknya untuk menjatuhkan Prabowo. Jika memang benar
Prabowo adalah tokoh yang bertanggung jawab terhadap peristiwa itu maka
dia sudah menerima segala hukumannya. Bayangkanlah perasaan Prabowo yang
karir gemilangnya di dunia militer yang begitu dicintainya itu harus
berhenti dengan sejuta rasa malu dan aib. Lalu bagaimana jika semua itu
tidak benar? Layakkah Prabowo tersandera oleh prasangka tanpa bukti?
Lantas layak pulakah bangsa Indonesia kehilangan kesempatan untuk
dipimpin oleh putra terbaiknya?
Jauh sebelum peristiwa Mei 98 proses penghancuran nama baik Prabowo
sudah terjadi. Semua berawal dari rivalitas antara Prabowo dan Wiranto.
Ketidak harmonisan Prabowo dan Wiranto memang sudah berlangsung sejak
lama. Mungkin karena latar belakang keduanya yang jauh berbeda. Prabowo
yang kosmopolitan cenderung memiliki pola pikir yang terbuka. Sementara
Wiranto dengan latar belakang Jawa yang sangat kental lebih tertutup.
Namun Prabowo yang terbiasa dengan persaingan terbuka sejak kanak-kanak
menganggap rivalitas semacam itu sebagai hal biasa dan tidak dijadikan
personal. Berbeda dengan Wiranto yang berlatar belakang sangat “Jawa
Tradisional” itu, dia lebih mirip dengan Soeharto dalam menyikapi suatu
rivalitas. Lihat saja nasib yang menimpa pesaing-pesaing Soeharto yang
mengganggu karir militer atau politiknya di masa lalu. Jika tidak mati,
membusuk di penjara. Salah satu contohnya adalah kawan saja, Fadjroel
Rachman, yang sempat mendekam di Nusa Kambangan dan kehilangan
teman-temannya. Fadjroel sendiri akhirnya bebas ketika Habibie menjadi
presiden.
Indikasi ketidaksukaan Wiranto terlihat dengan absennya beliau
sebagai Pangab (Panglima ABRI) dalam acara serah terima Pangkostrad
Letjen Soegiono kepada Prabowo. Begitu juga saat pemberhentian secara
hormat Prabowo sebagai perwira militer. Beliau mencopot tanda-tanda
pangkat Prabowo dengan satu tangan saja. Proses berakhir secara paksanya
karir militer Prabowo memang tidak bisa dilepaskan dari rivalitas
perwira muda dan perwira tua. Prabowo sebagai gambaran perwira muda
tentu saja menjadi sasaran tembak utama saat itu. Posisi Prabowo saat
itu benar-benar terjepit. Di satu sisi dia adalah menantu penguasa yang
sedang menjadi sasaran sentimen negatif rakyat. Di sisi lain akibat
manuver Wiranto dkk, Soeharto yang masih punya pengaruh justru
membencinya sampai ke ubun-ubun. Sampai-sampai kepada penggantinya
Habibie, beliau menyampaikan pesan khusus untuk “mengamankan” Prabowo.
Bagaimana hal tersebut bisa terjadi? Semua tidak terlepas dari peristiwa
Mei yang mengerikan itu. Peristiwa yang hingga kini masih menghantui
republik ini.
Ada 3 tuduhan utama yang diarahkan kepada Prabowo, yaitu:
Penculikan akitivis, penembakan mahasiswa Trisakti, dan dalang kerusuhan
Mei 1998. Tidak satupun tuduhan tersebut yang terbukti. Seandainya
Prabowo bersalah bukankah Pangab saat itu Wiranto? Bukankah sebagai
panglima beliau yang seharusnya paling bertanggung jawab? Mengapa hingga
saat ini Prabowo tidak pernah diberitahu tentang hasil penyelidikan DKP
sehingga tidak bisa membela diri? Mengenai penembakan mahasiswa
Trisakti, Wiranto juga terkesan sengaja ‘buying time’ dengan tidak
mengusut kasus ini secara cepat. Akibatnya tuduhan kembali ke Prabowo,
yang jadi bulan-bulanan opini publik, dicurigai sebagai orang dibalik
penembakan itu. Meski banyak sekali keanehan terhadap tuduhan ini namun
fitnah sudah mencapai sasaran. Dan sekali lagi Prabowo terlanjur menjadi
pesakitannya. Tuduhan mengarahkan Prabowo di balik penembakan, dengan
konspirasi anggota kopasus memakai seragam Polri sebagai pelaku
penembakan snipper. Teori konspirasi ini tidak pernah terbukti, karena
peluru snipper diatas 7 mm dan proyektil peluru tertanam di korban
kaliber 5,56 mm. Sementara korban dipilih secara acak. Kalau snipper
akan memilih misalnya pemimpin demo atau target pilihan. Lima hari
setelah insiden Trisakti, Prabowo datang ke rumah Herry Hartanto. Di
bawah Alquran dia bersumpah. Di depan Syaharir Mulyo Utomo orang tua
korban, “Demi Allah saya tidak pernah memerintahkan pembantaian
mahasiswa.”
Perihal keterlibatan Prabowo atas penembakan mahasiswa Trisakti,
tanggal 14 Mei terjadi pertemuan di Makostrad (Markas Komanda Staf
Angkatan Darat) atas inisiatif Setiawan Djodi. Pertemuan antara Prabowo
dan tokoh masyarakat, antara lain: Adnan Buyung Nasution, Setiawan
Djodi, Fahmi Idris, Bambang Widjoyanto. Dalam pertemuan itu Prabowo
ditanya tentang keterlibatannya. Prabowo menjawab, “Demi Allah saya
tidak terlibat, saya di set-up.” Menurut Buyung terlihat jujur.
Peristiwa selanjutnya semakin memperkuat ketidak terlibatan Prabowo atas
peristiwa penembakan mahasiswa tersebut. Puspom ABRI Sjamsu Djalal
menghadapi kesulitan memaksa Kapolri Dibyo Widodo untuk menyerahkan
anggotanya yang dicurigai terlibat. Disinilah peran Wiranto terlihat.
17 hari setelah insiden itu berlalu baru Wiranto memanggil Dibyo
untuk memerintahkan untuk menyerahkan anggota. Itupun anggota diserahkan
ke Polda bukan ke POM ABRI. Padahal Polri saat itu masih menjadi bagian
ABRI dan Pangabnya adalah Wiranto. Sementara senjata sebagai barang
bukti baru diserahkan tanggal 19 Juni 98. Hampir satu bulan sejak
peristiwa terjadi. Kelak tahun 2000, uji balistik di Belfast, Irlandia
membuktikan bahwa peluru berasal dari anggota Polri unit gegana. Siapa
sesungguhnya dibalik pristiwa itu? Siapa yang beri perintah? Jelas bukan
Prabowo yang sebagai Pangkostrad tidak punya jalur komando ke Polri.
Dalam militer, garis komando benar-benar diterapkan. Bagaimana dengan
tuduhan Prabowo sebagai otak dibalik kerusuhan Mei 98? Benarkah dia yang
bertanggung jawab atas peristiwa tersebut? Atau kembali lagi beliau
dikorbankan akibat proses perebutan kekuasaan terselubung diantara para
elit militer saat itu? Apakah benar kerusuhan tersebut terjadi karena
spontanitas atau ‘crime by omission’ (kejahatan karena pembiaran) atau
bahkan ‘terror by design’ (teror yang didesain)?
Mari kita kembali ke zaman yang tidak mengenakkan itu. Kadang untuk
mencari kebenaran sejarah kita butuh “mesin waktu”. Tampaknya kita
harus memanggil Doraemon ke sini sekarang. Kita juga membutuhkan
testimoni para pelakunya yang saat ini masih hidup bahkan sedang
berkuasa. Sedikit dari kita yang mengetahui apa peran SBY dalam proses
pergantian kekuasaan saat itu. Padahal beliau juga cukup berperan. Sudah
menjadi kepercayaan umum bahwa penembakan mahasiswa Trisakti
mengakibatkan terjadinya kerusuhan besar-besaran. Benarkahkah demikian?
Bukti-bukti menunjukkan bahwa kerusuhan Mei 98 itu bukanlah spontanitas
kemarahan warga akibat peristiwa Trisakti. Adakah rekayasa pihak
tertentu atau setidaknya pembiaran sehingga peristiwa itu bisa terjadi?
Mari kita lihat secara jernih bukti-bukti yang ada.
Satu peristiwa yang bisa dijadikan kunci keterlibatan Wiranto pada
peristiwa tersebut adalah kepergiannya ke Malang saat ibukota sedang
genting-gentingnya. Sebab Wiranto sudah tahu akan ada kerusuhan di
ibukota, tetapi tetap bersikukuh untuk pergi ke Malang. Acara di Malang
adalah serah terima PPRC dari Divisi I ke Divisi II. Wiranto menjadi
Inspektur upacara (irup) nya. Sebenarnya itu adalah acara rutin yang
bisa diwakilkan. Bayangkan, untuk serah terima Pangkostrad saja dia bisa
berhalangan hadir. Bagaimana mungkin dalam kondisi ibukota yang genting
dia sebagai pemegang kunci komando lebih memilih jadi irup acara
seremonial seperti itu? Sangat tidak bisa diterima akal sehat. Apalagi
mengingat tanggal 13 Mei malam Wiranto memimpin rapat Garnisun Jakarta
untuk menanyakan situasi terakhir. Lebih mencurigakan lagi bahwa Kasum
TNI Fahariur Razi saat itu sudah ditunjuk Pangkostrad Prabowo menjadi
irup di Malang. Tetapi sekonyong-konyong diambil alih oleh Wiranto.
Suatu kebetulan atau kesengajaan? Mungkinkah Wiranto sebagai Pangab
tidak tahu menahu kondisi Jakarta? Dalam kondisi ibukota terjadi
kerusuhan Wiranto malah pergi ke Malang dengan mengajak
komandan-komandan seperti Danjen kopasus, komandan Marinir, dll. Lebih
mencurigakan lagi sebenarnya Prabowo sudah brulang kali menghubungi
Wiranto untuk membatalkan kepergiannya. Wiranto menjawab “Show must
goon”. Ini mirip dengan Soeharto tahu akan gerakan 30 September namun
sengaja tidak melakukan tindakan apapun untuk mencegahnya.
Sebelumnya, saat situasi makin mengarah rusuh 12 Mei 1998 Panglima
TNI Wiranto tidak memerintahkan pasukan untuk berada di Jakarta. Atas
permintaan Pangdam Jaya yang mendapat perintah dari Mabes ABRI,
Pangkostrad Prabowo kemudian membantu pengamanan ibukota. Pangkostrad
Prabowo kemudian membantu Pangdam Jaya dengan mendatangkan pasukan dari
Karawang, Cilodong, Makasar, dan Malang untuk membantu Kodam. Tetapi
sekali lagi Wiranto tidak mau memberi bantuan pesawat Hercules sehingga
Prabowo mencarter sendiri pesawat Garuda dan Mandala. Seharusnya jika
negara dalam keadaan genting seperti itu panglima wajib mengambil alih
komando dan secara fisik wajib berada di lokasi. Tetapi yang terjadi
justru tidak terlihat sedikitpun i’tikad baik Wiranto untuk mencegah
terjadinya kekacauan yang menelan korban hingga ribuan orang tersebut.
Anehnya justru belakangan kubu Wiranto yang melemparkan kesalahan kepada
Prabowo yang dianggap mengakibatkan kerusuhan itu. Bukankah Wiranto
sudah menggelar rapat Garnisun tanggal 13 Mei untuk menanyakan situasi
terakhir? Apakah Zaki Anwar Makarim sebagai ketua Badan Intelijen ABRI
tidak pernah mengingatkan Wiranto akan ada kerusuhan? Bukankah Prabowo
sendiri sudah mengingatkan Wiranto akan terjadi kerusuhan dan
mencegahnya pergi ke Malang? Mengapa Wiranto tidak bergeming? Lantas apa
sebenarnya tujuan Wiranto membentuk Pam Swakarsa?
Pam Swakarsa ini rencananya akan dipakai sebagai perlawanan
kalangan sipil terhadap demo yang semakin menjadi-jadi saat itu. Untuk
Pam Swakarsa sendiri, memiliki produk “unggulan” yaitu Front Pembela
Islam (FPI) yang kemudian direspon oleh hadirnya Jaringan Islam Liberal
(JIL). Namun belakangan dicurigai bahwa justru Pam Swakarsa inilah salah
satu penyulut kerusuhan Mei tersebut. Jauh sebelum peristiwa Mei
terjadi, mantan Kakostrad Kivlan Zein bersaksi bahwa dialah yang
diperintahkan Wiranto untuk membentuk Pam Swaraksa. Mengapa Wiranto
menolak permohonan bantuan Hercules Prabowo sehingga dia harus mencarter
sendiri pesawat Garuda dan Mandala? Mengapa saat Prabowo mengerahkan
pasukan untuk berusaha menghentikan penjarahan “sistematis” toko-toko,
justru Panglima TNI melalui Kasum Fahariur Razi malah melarang
pengerahan pasukan untuk membantu Kodam Jaya? Mengapa panser-panser dan
pasukan yang sudah siap saat itu tidak bisa bergerak karena menunggu
perintah yang tidak kunjung datang? Keragu-raguankah atau kesengajaan?
Yang jelas akibatnya ribuan nyawa melayang sia-sia, ratusan wanita
diperkosa, aset-aset pribadi dibumi hanguskan.
Bukti lain semakin mengarah kepada Wiranto sebagai dalang
sesungguhnya dari kerusuhan Mei 98 dari pengakuan mantan Ka Puspom ABRI
Sjamsu Djalal. Melihat kondisi ibukota yang semakin tidak terkendali,
beliau menyarankan untuk memberlakukan jam malam. Namun Wiranto tidak
bergeming. Artinya ada lebih dari satu orang yang memberi peringatan
kepada Wiranto saat itu. Jadi keputusannya berangkat ke Malang adalah
bagian dari “rencana”. Makin terkuak disini bahwa Prabowo yang justru
berupaya mengamankan situasi malah dijadikan kambing hitam sebagai
pelaku kudeta.
Pertanyaan selanjutnya adalah, benarkah kerusuhan Mei itu murni
spontanitas warga atau karena rekayasa dalam kaitan perebutan kekuasaan
saat itu? Mengenai pembentukan Pam Swakarsa, Kivlan Zein sudah memberi
testimoni bahwa itu adalah bentukan Wiranto. Dia yang ditugasi perintah
pembentukan Pam Swakarsa diberikan oleh Wiranto. Dia panggil Kivlan Zein
untuk meminta dana dari Setiawan Djodi. Pertemuan ini diatur oleh
Jimmly Asshidiqie. Dalam pertemuan tersebut Wiranto mengatakan ini
perintah Habibie. Jimmly akrab dengan Habibie dalam ICMI (Ikatan
Cendekiawan Muslim Indonesia). Kerusuhan yang terjadi karena spontanitas
biasanya meluas dengan menjalar. Tidak serempak dimulai di seluruh
penjuru kota dalam waktu yang bersamaan. Satu-satunya jawaban yang bisa
diterima akal sehat adalah bahwa kerusuhan itu terjadi “by design”,
dimulai berdasarkan komando pihak-pihak tertentu. Mengapa pada pagi hari
tanggal 14 Mei ada pasukan dari Solo diterbangkan ke Jakarta dan
mendarat di Halim? Disaat yang sama kerusuhan terjadi bersamaan antara
Jakarta dan Solo. Semua terjadi pada pagi hari di waktu yang persis
bersamaan. Tidak ada jeda. Seolah-olah mengisyaratkan bahwa kerusuhan di
kedua kota ini sudah direncanakan matang sebelumnya dan dibawah komando
yang sama. Disaat massa mulai menjarah di Jakarta disaat yang sama
kejadian serupa terjadi di Solo. Modusnya sama persis. Jika kerusuhan
itu spontanitas, mengapa dimulai secara serempak di berbagai penjuru
Jakarta sekaligus Solo?
Di salah satu pertokoan, ada kesaksian seorang ibu yang mencari
anaknya yang ikut masuk ke Jogja Plaza karena disuruh seseorang. Tetapi
dilantai 2 ditampar dan disuruh keluar dan akhirnya keluar sebelum pintu
ditutup dari luar. Kita tahu akhirnya Jogja Plaza dibakar. Mungkinkah
mahasiswa atau penduduk urban sengaja memasukkan massa ke dalam gedung
lalu membakarnya dari luar? Atau ada pihak tertentu yang sengaja
memobilisasi massa supaya terjadi kondisi kekacauan yang memungkinkan
pihak-pihak tertentu ambil peranan? Sebagaimana yang kita ketahui
selanjutnya, kondisi kacau itu sendiri akhirnya mempercepat proses
jatuhnya Soeharto dari tampuk kekuasaan. Lalu siapakah yang diuntungkan
dari jatuhnya Soeharto? Adakah Wiranto dkk atau Prabowo? Yang jelas
sesaat setelah lengsernya Soeharto, Wiranto sebagai Pangab dengan
mudahnya menghancurkan karir militer Prabowo.
Dengan tidak mengurangi rasa hormat kepada aktivis mahasiswa 98,
disini disampaikan bahwa sesungguhanya kejatuhan Soeharto bukan karena
demo. Tetapi lebih karena pengkhianatan para elit, baik sipil maupun
militer yang mana mereka sesungguhnya bagian dari kroni Soeharto
sendiri. Peristiwa jatuhanya Soeharto dari kekuasaanya itu sendiri lebih
tepat dikatakan hasil dari sebuah kudeta halus (soft coup) yang
memanfaatkan demonstrasi mahasiswa yang merebak dimana-mana sebagai
“pemicu”nya.
Rupanya dalam suasana genting jatuhanya kekuasaan Soeharto itu
diwarnai pula oleh rivalitas yang muncul ke permukaan diantara para
perwira ABRI. Akibat lemahanya kepemimpinan Wiranto sebagai Pangab
ditambah suasana yang tidak menentu. Masing-masing perwira berusaha
mencari manfaat atas situasi tersebut. Para perwira berusaha
“berinvestasi” pada masa depan masing-masing, setidaknya mengamankan
posisi mereka masing-masing. Pada saat itu terlihat jelas di tubuh ABRI
sendiri tidak solid dibawah satu komando. Masing-masing punya agenda
sendiri-sendiri dan saling curiga satu sama lain.
Salah satu contohnya adalah adanya siaran pers dari puspen (pusat
penerangan) ABRI menjelang berakhirnya kekuasaan Soeharto. Siaran pers
yang walau dibantah langsung oleh Wiranto namun turut mempercepat proses
lengsernya Soeharto. Salah satu isi dari rilis tersebut adalah dukungan
terhadap sikap PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) yang mendukung
Presiden Soeharto lengser. Sebenarnya itu bukan merupakan rilis resmi
ABRI karena tidak memakai kop surat dan tidak ditanda tangani. Menurut
Makodongan, siaran pers dukungan terhadap sikap PBNU itu dibuat oleh
Mardianto dan Kasospol saat itu, SBY. Meski tengah malam itu juga
Wiranto membangunkan seluruh perwira untuk menarik rilis itu dari
seluruh media massa agar tidak diterbitkan. Namun sudah terlanjur
beredar dan Soeharto yang tahu tentang ini semakin kehilangan perspektif
terhadap kondisi lapangan, terutama mengenai dukungan ABRI. Kejadian
ini semakin memperburuk hubungan Prabowo dan Wiranto karena dia
menganggap Prabowo-lah yang mengadukan ini ke Presiden.
Tanggal 18 Mei Harmoko yang selalu menjilat Soeharto akhirnya
menjadi “Brutus” dengan meminta beliau secara arif dan bijaksana untuk
mundur. Sikap Harmoko ini cukup mengejutkan mengingat keberadaannya
sebagai Ketua DPR/MPR adalah semata-mata untuk mengamankan kekuasaan
Soeharto. Sebelumnya dia selalu langganan dipilih sebagai menteri oleh
Soeharto. Bisa dikatakan dia memperoleh segala-galanya karena Soeharto.
Namun karena desakan mahasiswa dan tokoh masyarakat akhirnya dia memilih
untuk menyelamatkan diri sendiri. Namun begitu pernyataan pemimpin
DPR/MPR itu, disambut gegap gempita oleh mahasiswa yang menduduki gedung
DPR dan masyarakat seluruh Indonesia. Tetapi kegembiraan itu tidak
berlangsung lama karena sekitar pukul 23:00 WIB Wiranto menyampaikan
bahwa ABRI menolak pernyataan Harmoko itu.
Melihat situasi yang semakin tidak menguntungkan kekuasaannya
sebenarnya Soeharto sudah berniat mundur dari jabatannya. Namun dia
ingin memastikan pasca mundurnya dia sebagai presiden tidak ada
kekacauan yang membuka peluang bagi militer untuk berkuasa. Tanggal 19
Mei dibuatlah pertemuan dengan beberapa tokoh masyarakat, seperti Gus
Dur, Nurcholis Madjid, Emha Ainun Nadjib, dll, minus Amien Rais. Dalam
pertemuan tersebut Soeharto menyatakan akan membentuk Kabinet Reformasi
yang akan menyiapkan pemilu. Sementara itu menjelang rencana Amien Rais
yang akan mengumpulkan massa di Monas tanggal 19 Mei, Wiranto mengadakan
rapat di Mabes. Dalam rapat yang dihadiri para perwira tinggi militer
itu kembali muncul perbedaan antara Prabowo dan Wiranto. Dalam rapat itu
Wiranto mengatakan bahwa perintah yang dibuat adalah mencegah masuknya
pendemo dengan segala cara (at all cost). Prabowo bertanya
berulang-ulang apa maksud perintah itu? Apakah akan digunakan peluru
tajam? Pertanyaan tersebut tidak dijawab dengan jelas oleh Wiranto.
Kivlan Zein menggelar tank dan panser dengan perintah, “Lindas saja
mereka yang memaksa masuk Monas!” Kivlan Zein meminta Prabowo agar Amien
Rais membatalkan rencana demo sejuta umat di Monas. “Dari pada saya
dimusuhi umat Islam lebih baik saya tangkap Amien Rais” kata Kivlan.
Akhirnya Amien Rais membatalkan rencana demo di Monas.
Saat menghadapi Habibie, Prabowo berkata, “Pak, bapak sepuh mungkin
akan lengser siapkah anda menggantikannya?” Bapak sepuh adalah sapaan
Prabowo kepada Soeharto yang saat itu menjadi mertuanya. Selanjutnya
Prabowo meminta Habibie untuk mempersiapkan diri. Disini terlihat bahwa
Prabowo merasa tidak punya masalah dengan Habibie. Jika kita membaca
ulang berita-berita media jauh sebelumnya, juga tampak jelas hubungan
kedua tokoh ini sangat akrab. Berulang kali Prabowo menyampaikan
kekagumannya pada Habibie, begitu juga sebaliknya. Prabowo yang berhasil
meredakan situasi merasa akan mendapat pujian. Maka datanglah dia ke
Cendana. Tapi celaka, disitu sudah ada kelompok Wiranto yang duduk
bersama-sama dengan Soeharto dan putra-putrinya. Rupanya disitu Wiranto
“mengadukan” tentang manuver Prabowo yang mengindikasikan dia
runtang-runtung dengan Habibie dan para aktivis. Saat dia tiba, Mamiek
langsung menghardik Prabowo dengan kasar sambil mengacungkan telunjuk
hanya satu inci dari hidung Prabowo. Sambil berkata, “Kamu pengkhianat!
Jangan injakkan kakimu di rumah saya lagi!” Prabowo keluar menunggu
sambil bilang, “Saya butuh penjelasan”. Titiek –istri Prabowo- hanya
bisa menangis, lalu dia pulang. Saat itu sesungguhnya Prabowo sudah
dikalahkan, kalah oleh lobi dan pendekatan Wiranto yang meyakinkan.
Dalam kondisi gamang seperti itu memang Soeharto sangat rentan menerima
informasi yang dipelintir. Hal yang sama akan terulang kembali pada
Habibie. Kali ini Wiranto sendiri mengakui ada informasi yang salah
ditangkap Habibie dari dirinya.
Sementara itu Habibie yang merasa terancam dengan rencana
pembentukan Kabinet Reformasi mengeluarkan kartu As-nya. Dia dan 14
menteri ekuin di bawah Ginandjar Kartasasmita menyampaikan keberatannya
untuk menjadi bagian dari Kabinet Reformasi. Soeharto merasa benar-benar
terpukul atas kejadian terakhir ini karena merasa ditinggalkan. Apalagi
diantara mereka ada yang dianggap sebagai orang-orang yang dia
“selamatkan”. Malam itu Soeharto terlihat gugup dan bimbang. Suatu
kejadian langka. Namun disaat-saat penuh kekecewaan itu hadir
sahabat-sahabat sejati yang menunjukkan kesetiaannya. Malam itu hadir di
Cendana para mantan wapres menyampaikan dukungannya; Umar
Wirahadikusuma, Sudharmono, Try Sutrisno. Sekitar pukul 23:00 WIB
Soeharto memanggil Yusril Ihza Mahendra, Saadilah Mursayaid, dan
Wiranto. Beliau menyampaikan bahwa besok akan menyerahkan kekuasaan
kepada Habibie. Esok paginya, Harmoko, Syarwan Hamid, Abdul Gafur,
Fatimah Ahmad, dan Ismail Hasan Metareum menemui Soeharto di ruang
Jepara.
“Ada dokumen lain lagi?” Tanya Soharto.
“Tidak Pak.” jawab Harmoko.
“Baik kalian tunggu saja disini, saya akan melaksanakan pasal 8 UUD 45.” Tutur Soeharto.
Di Credential Room Soeharto bertemu Habibie tetapi Soeharto
melengos. Soeharto sangat sakit hati dengan murid kesayangannya ini.
Selesai menyampaikan pidato pengunduran dirinya, dia menyalami Habibie
dan kembali ke ruang Jepara. Kepada para pimpinan DPR/MPR itu dia
berkata, “Saya sudah bukan presiden lagi”. Mbak Tutut sembab matanya
karena menangis. Harmoko melongo. Pagi itu adalah pertemuan terakhir
Soeharto dan Habibie. Bahkan saat kritis menjelang ajalnyapun Habibie
dilarang menemui Soeharto.
Hubungan Soeharto dan Habibie adalah hubungan panjang dua manusia
yang berhasil menjadi pemimpin negeri ini. Soeharto sudah mengenal
Habibie sejak Habibie masih anak-anak. Bahkan saat ayah Habibie
meninggal Soeharto-lah yang menyolatkannya. Soeharto-lah yang menutupkan
mata ayah Habibie saat meninggal dunia. Bahkan dalam buku biografinya
Soeharto tidak segan-segan menunjukkan kepercayaan dan rasa sayangnya
terhadap Habibie. Soeharto pula yang mengirim utusan untuk menjemput
Habibie di Jerman untuk kembali ke Indonesia. Kita belajar dari sini.
Bagaimana demi kedudukan hubungan umat manusia yang begitu dalam mampu
dikorbankan.
Sekitar pukul 23:00 WIB Prabowo dan Muhdi bertemu dengan Habibie di
kediamannya untuk memberi dukungan pada presiden baru. Namun
keesokannya pada tanggal 22 Mei, selesai Sholat Jumat Prabowo mendapat
kabar mengejutkan. Bagai petir di siang bolong, Prabowo di Makostrad
ditelepon Mabes AD, diminta menanggalkan benderanya. Perintah itu tak
lain artinya bahwa jabatannya dicopot. Prabowo mengingat perkataan
Habibie jauh sebelumnya, “Prabowo, kapan pun kamu ragu temui saya, jugan
pikirkan protokoler!” Maka Prabowo menemui Habibie yang sudah menjadi
presiden dan berkata, “Ini penghinaan bagi keluarga saya dan keluarga
mertua saya.” Habibie menjelaskan kalau dia mendapatkan laporan dari
Pangab bahwa ada gerakan pasukan Kostrad menuju Jakarta, Kuningan, dan
istana. Prabowo minta setidaknya 3 bulan di Kostrad. Habibie menolak.
“Tidak, sampai matahari terbenam anda harus menyerahkan semua pasukan!”
Dari sini kembali terlihat, untuk kedua kalinya Prabowo dikalahkan oleh
lobi dan pendekatan Wiranto. Kelak, Wiranto sendiri mengakui bahwa ada
kemungkinan informasi yang diberikan diterima secara salah oleh Habibie.
Namun kesalahpahaman apapun itu, Prabowo sudah terlanjur menjadi pihak
yang dirugikan. Hancurlah karir militer yang begitu gilang gemilang.
Kita tidak pernah tahu apakah baik Soeharto maupun Habibie
sama-sama salah mengartikan informasi yang disampaikan Wiranto, atau
memang ada kesengajaan melakukan miss-informasi terhadap Prabowo
mengingat persaingan internal ABRI saat itu. Demikian akhir tulisan
singkat mengenai Sang Jenderal Terbuang. (su)
Langganan:
Postingan (Atom)





















